Sapaan Penulis

Shaloom Saudaraku!!!

Terimakasih karna anda telah mengunjungi Blog saya ini,

Untuk mencari isi Lirik Kidung Jemaat, silahkan anda membuka Archive di Bulan Agustus tahun 2008.
anda akan bisa mendapatkan seluruh isi lirik Kidung Jemaat.

untuk mempermudah anda mencari isi Kidung Jemaat yang anda inginkan, silahkan tekan Ctrl+F (Find), setelah itu masukkan nomor atau Judul Kidung Jemaat yang anda Inginkan, lalu tekan ENTER/OK.

Salam dalam nama Yesus
Senja Nababan

~ Kidung Jemaat No 401 - 450

KJ. 401 MAKIN DEKAT, TUHAN

1. Makin dekat, Tuhan, kepadaMu; walaupun
saliblah mengengkatku, inilah laguku: Dekat kepadaMu;
Makin dekat, Tuhan, kepadaMu.
2. Berbantal batu pun ‘ku mau rebah, bagai musafir
yang lunglai, lelah, asal di mimpiku dekat kepadaMu;
makin dekat, Tuhan, kepadaMu.
3. Buatlah tanggaMu tampak jelas, dan para malakMu
yang bergegas mengimbau diriku dekat kepadaMu;
makin dekat, Tuhan, kepadaMu.
4. Batu deritaku ‘kan kubentuk menjadi Betelku,
kokoh teguh. Jiwaku berseru, dekat kepadaMu;
makin dekat, Tuhan, kepadaMu.

KJ. 402 KUPERLUKAN JURUS’LAMAT

1. Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;
s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.
2. Kuperlukan Jurus’lamat, kar’na imanku lemah.
HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.
3. Kuperlukan Jurus’lamat dalam langkah juangku;
siang malam, suka duka dengan Tuhan kutempuh.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.
4. Kuperlukan Jurus’lamat, ahgar ‘ku dibimbingNya
melintasi arus Yordan ke Neg’ri Bahagia.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

KJ. 403 HUJAN BERKAT ‘KAN TERCURAH

1. Hujan berkat ‘kan tercurah, itulah janji kudus:
hidup segar dari sorga ‘kan diberi Penebus.
Hujan berkatMu itu yang kami perlu:
Sudah menetes berkatMu, biar tercurah penuh!
2. Hujan berkat ‘kan tercurah, hidup kembali segar.
Di atas bukit dan lurah bunyi derai terdengar.
Hujan berkatMu itu yang kami perlu:
Sudah menetes berkatMu, biar tercurah penuh!
3. Hujan berkat ‘kan tercurah. Kini kami berseru,
“B’rilah dengan limpah ruah, agar genap sabdaMu!”
Hujan berkatMu itu yang kami perlu:
Sudah menetes berkatMu, biar tercurah penuh!
4. Hujan berkat ‘kan tercurah; kami menantikannya.
Hati kami telah buka, Yesus, Kauisi deg’ra!
Hujan berkatMu itu yang kami perlu:
Sudah menetes berkatMu, biar tercurah penuh!

KJ. 404 ‘KU DISALIBKAN DENGAN TUHANKU

1. ‘Ku disalibkan dengan Tuhanku; hidupNya pun diberi padaku.
Memandang padaMu, ya Tuhanku, ‘ku tiap saat benar milikMu.
Setiap saat hatiku kenal kasih ilahi dan hidup kekal. Memandang
PadaMu, ya Tuhanku, ‘ku tiap saat benar miliMu.
2. Di pencobaanTuhanku dekat, turut memikul beban yang berat,
di kedukaan Teman yang erat; setia saat dib’riNya berkat.
Setiap saat hatiku kenal kasih ilahi dan hidup kekal. Memandang
PadaMu, ya Tuhanku, ‘ku tiap saat benar miliMu.
3. Tiada tangisan dan hati sedih, tiada keluh di bahaya ngeri
yang oleh Yesus tak dimengerti setiap saat, dengan tak henti.
Setiap saat hatiku kenal kasih ilahi dan hidup kekal. Memandang
PadaMu, ya Tuhanku, ‘ku tiap saat benar miliMu.
4. Kelemahanku dirasakanNya; bila ‘ku sakit, dipulihkanNya;
setiap saat, gelap dan cerah, Yesus, Tuhanku, menyucikannya.
Setiap saat hatiku kenal kasih ilahi dan hidup kekal. Memandang
PadaMu, ya Tuhanku, ‘ku tiap saat benar miliMu.

KJ. 405 KAULAH, YA TUHAN, SURYA HIDUPKU

1. Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku; asal Kau ada, yang lain
tak perlu. Siang dan malam Engkau kukenang; di hadiratMu
jiwaku tenang!
2. Kaulah Hikmatku, Firman hidupku; Kau besertaku dan ‘ku
besertaMu. Engkau Bapaku , aku anakMu; denganMu, Tuhan,
‘ku satu penuh.
3. Kaulah bagiku tempat berteduh; Kaulah perisai dan benteng
teguh. Sukacitaku kekal dalamMu; Kuasa sorgawi,
Engkau kuasaku!
4. Tak kuhiraukan pujian fana; hanya Engkaulah pusaka
baka! Raja di sorga, Engkau bagiku harta abadi, bahagia penuh!
5. Bila saatnya ‘ku menang, t’rimalah daku di sorga cerlang!
Apa pun kini hendak kutemu, Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku!

KJ. 406 YA TUHAN, BIMBING AKU

1. Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku, sehingga ‘ku
selalu bersamaMu. Engganlah ‘ku melangkah setapak pun,
‘pabila Kau tak ada disampingku.
2. Lindungilah hatiku di rahmatMu dan buatlah batinku
tenang teduh. Dekat kakiMu saja ‘ku mau rebah dan
tidak ragu-ragu ‘ku berserah.
3. Dan bila tak kurasa kuasaMu, Engkau senantiasa
di sampingku. Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku,
sehingga ‘ku selalu bersamaMu.

KJ. 407 TUHAN, KAU GEMBALA KAMI
1. Tuhan, Kau Gembala kami, tuntun kami dombaMu;
b’rilah kami menikmati hikamt pengurbananMu.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami ini milikMu,
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami ini milikMu.
2. Kau Pengawal yang setia, Kawan hidup terdekat.
Jauhkan kami dari dosa, panggil pulang yang sesat.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami mohon b’ri berkat.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami mohon, b’ri berkat.
3. JanjiMu, Kaut’rima kami, walau hina bercela;
yang berdosa Kausucikan, Kaubebaskan yang lemah.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kini kami berserah.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kini kami berserah.
4. KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu.
Tuhan, isi hati kami dengan kasihMu penuh.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu.

KJ. 408 DI JALANKU ‘KU DIIRING
1. Di jalanku ‘ku diiring oleh Yesus Tuhanku.
Apakah yang kurang lagi, jika Dia Panduku?
Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh.
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku;
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku.
2. Di jalanku yang berliku dihiburNya hatiku;
bila tiba pencobaan dikuatkan imanku.
Jika aku kehausan dan langkahku tak tetap,
dari cadas didepanku datang air yang sedap;
dari cadas didepanku datang air yang sedap.
3. Di jalanku nyata sangat kasih Tuhan yang mesra.
Dijanjikan perhentian di rumahNya yang baka.
Jika jiwaku membubung meninggalkan dunia,
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya;
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya.

KJ. 409 YESUS, KAU NAHKODAKU
1. Yesus, Kau Nahkodaku di samud’ra hidupku.
Badai topan menggeram dan gelombang menyerang.
Kemudikan bidukku, Yesus, Kau Nahkodaku!
2. Bak diusap bundanya ronta anak mereda,
ombak dashyat pun teduh, turut p’rintahMu penuh.
‘Kau Penguasa laut seru, Yesus, Kau Nahkodaku!
3. Bila tiba saatku melabuhkan bidukku,
waktu ombak mengglegar, b’ri sabdaMu kudengar,
“Jangan takut, anakKu, ‘Ku tetap Nahkodamu!”

KJ. 410 TENANGLAH KINI HATIKU
1. Tenanglah kini hatiku: Tuhan memimpin langkahku.
Di tiap saat dan kerja tetap kurasa tanganNya.
Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.
2. Di malam yang gelap benar, di taman indah dan segar,
di taupan dan di laut tenang tetap tanganku dipegang.
Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.
3. Tak kusesalkan hidupku, betapa juga nasibku,
sebab Engkau dekat, tanganMu kupegang erat.
Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.
4. ‘Pabila tamat tugasku, kaub’rikan kemenanganMu;
tak kutakuti maut eram, sebab tanganku Kaugenggam.
Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.

KJ. 411 YA CAHYA KASIH, JALANKU KELAM
1. Ya Cahya kasih, jalanku kelam; o, bimbinglah!
Rumahku jauh, gelap pun mencekam; o, bimbinglah!
Tak usah nampak akhir jalanku; cukup selangkah saja bagiku.
2. Semula aku rasa tak perlu bimbinganMu, tetapi kini
kupegang teguh bimbinganMu. Dulu ‘ku hidup
congkak-bermegah; ya Tuhanku, jangan Kau ingatlah!
3. ‘Ku yakin kuasa dan anug’rahMu membmbingku.
Di bukit, ngarai, di samud’ra pun Kau bimbing t’rus.
Fajar terbit dan nampak bagiku senyum malaikat yang menyambutku.

KJ. 412 TUNTUN AKU, TUHAN ALLAH
1. Tuntun aku, Tuhan Allah, lewat gurun dunia.
Kau perkasa dan setia; bimbing aku yang lemah.
Roti sorga, Roti sorga, puaskanlah jiwaku,
puaskanlah jiwaku.
2. Buka sumber Air Hidup, penyembuhan jiwaku,
dan berjalanlah di muka dengan tiang awanMu.
Jurus’lamat, Jurus’lamat, Kau Perisai hidupku,
Kau Perisai hidupku.
3. Pada batas Sungai Yordan hapuskanlah takutku.
Ya Penumpas kuasa maut, tuntun aku sertaMu.
Pujianku, pujianku bagiMu selamanya, bagiMu selamanya.

KJ. 413 TUHAN, PIMPIN ANAKMU
1. Tuhan, pimpin anakMu, agar tidak tersesat.
Akan jauhlah seteru, bila Kau tetap dekat
Tuhan pimpin! Arus hidup menderas;
Agar jangan ‘ku sesat, pegang tanganku erat.
2. Hanya Dikau sajalah Perlindungan yang teguh.
Bila hidup menekan, Kau harapanku penuh.
Tuhan pimpin! Arus hidup menderas;
Agar jangan ‘ku sesat, pegang tanganku erat.
3. Sampai akhir hidupku, Tuhan, pimpin ‘ku terus.
K’lak kupuji, kusembah Kau Tuhanku Penebus.
Tuhan pimpin! Arus hidup menderas;
Agar jangan ‘ku sesat, pegang tanganku erat.

KJ 414 YESUS PIMPIN LANGKAHKU
Yesus, pimpin langkahku, setiap hari di jalanMu;
Pimpin akal budiku untuk mengerti maksudMu.

KJ. 415 GEMBALA BAIK BERSULING NAN MERDU
1. Gembala baik, bersuling nan merdu, membimbing aku pada
air tenang dan membaringkan aku berteduh di padang rumput
hijau berkenan.
O, Gembala itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.
2. Kepada domba haus dan lesu Gembala baik memb’rikan
air segar; ke dalam hati haus dan sendu dib’riNya
air hidup yang benar.
O, Gembala itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.
3. Di jalan maut kelam sekalipun ‘ku tidak takut pada seteru,
sebab Gembala adalah Teman dan Jurus’lamat bagi diriku.
O, Gembala itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.

KJ. 416 TERSEMBUNYI UJUNG JALAN
1. Tersembunyi ujung jalan, hampir atau masih jauh;
‘ku dibimbing tangan Tuhan ke neg’ri yang tak ‘ku tahu.
Bapa, ajar aku ikut, pa juga maksudMu, tak bersangsi atau
Takut, beriman tetap teguh.
2. Meski langkahMu semua tersembunyi bagiku, hatiku
menurut jua dan memuji kasihMu. Meski kini tak ‘ku nampak,
nanti ‘ku berbagia, apabila t’rangMu tampak dengan kemuliaannya.
3. Tuhan, janganlah biarkan kutentukan nasibku. B’rilah hanya
kudengarkan keputusan hikmatMu. Aku ini pun selaku kanak-kanak
yang bebal. Bapa jua bimbing aku ke kehidupan kekal.
4. Dengan bapa aku maju dalam malam yang kelam
ke neg’ri yang tak kutahu dengan mata terpejam…

KJ. 417 SERAHKAN PADA TUHAN
1. Serahkan pada Tuhan seluruh jalanmu;
kuatirmu semua ditanggungNya penuh.
Sedangkan angin lau dituntun tanganNya,
Pun jalan di depanmu, Tuhan mengaturnya.
2. Hendaklah kau percaya kepada Tuhanmu;
niscaya kau bahagia, kerjamu pun teguh.
Usahamu sendiri takkan menolongmu;
Tuhanmu mengingini doamu yang tekun.
3. Ya Bapa yang rahmani, Kau sungguh mengenal
yang baik bagi kami di dalam tiap hal.
Setia kaulakukan maksudMu yang tetap;
Terwujudlah semua sempurna dan lengkap.
4. Dan waktu setan maju berontak menyerang,
tak usah ragu-ragu: Allahmu yang menang!
Mustahil Allah mundur di dalam maksudNya;
RencanaNya tak luntur, teguh selamanya.
5. Beban kekuatiran lepaskan sajalah;
segala kesedihan tinggalkan segera.
Tak mampu kauatasi segala-galanya;
Rajamu yang abadi menyelesaikannya.
6. Tentulah kadang-kadang tak nampak tanganNya,
bagaikan t’lah terhadang terang anugerah,
seolah-olah Tuhan tak lagi mendengar
keluhan dan seruan di saat kau gentar.
7. Tetap senantiasa percayalah teguh;
tak mungkin kau binasa di pergumulanmu.
Tuhanmu mengalihkan yang paling susah
pun menjadi kebajikan di jalan hidupmu.
8. Alihkanlah, ya Tuhan, segala kemelut
dan ajar kami pula berjuang bertekun.
Setia Kau menjaga, membimbing umatMu
Di dalam perjalanan menuju sorgaMu.

KJ. 418 BAHT’RA YANG DIPANDU YESUS
1. Baht’ra yang dipandu Yesus, panji salib tandanya,
itu baht’ra kes’lamatan bagi orang yang resah.
Meskipun badai menyesah dan ombak menderu,
Dipandu Tuhan baht’raNya ke pantai yang teduh.
2. Hai pedosa, mari lihat panji salib terbentang!
Ikut baht’ra Jurus’lamat, agar jangan tenggelam!
Meskipun badai menyesah dan ombak menderu,
Dipandu Tuhan baht’raNya ke pantai yang teduh.
3. Matahari tampak lagi, badai topan pun reda;
bunyi riak mengiringi lagu doa yang lega.
Bersyukurlah dan angkatlah nyanyian yang merdu:
Dipandu Tuhan baht’raNya ke pantai yang teduh!

KJ. 419 YESUS, PIMPINLAH
1. Yesus, pimpinlah kami s’lamanya:
hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup.
Tuntun umatMu masuk rumahMu.
2. B’rilah kami pun iman yang teguh,
agar jangan ditaklukkan oleh susah dan
keluhan, tapi bertekun ikut jalanMu.
3. Bila ditekan duka dan beban,
bagi kami dan sesama, o, berilah ketabahan
dan tunjukkanlah akhir yang cerah.
4. Aturlah terus langkah umatMu
dan berilah pertolongan di setiap pencobaan,
hingga kami pun masuk rumahMu.

KJ. 420 YESUS, KAWAN ANAK-ANAK
1. Yesus, Kawan anak-anak, juga Kawanku,
bimbing tangan tuntun aku sertaMu.
2. Ajar aku melakukan yang benar dan laik,
pimpin aku memikirkan hal yang baik.
3. Bimbing aku tiap saat sampai ‘ku besar,
mendengar pesan FirmanMu yang benar.
4. Tuhan takkan meninggalkan aku, kawanMu;
kuserahkan s’luruh hidup padaMu.

KJ. 421 YESUS SAJA KAWANKU MUSAFIR
1. Yesus saja Kawanku musafir, dengan Yesus jalanku senang.
Jalan dan tujuan dalam Dia. Hati dan hidupku pun tenang,
Hati dan hidupku pun tenang.
2. Di jalanku menempuh lautan, melintasi gunung dan lembah,
Jika bukan Dia memanduku, tak kucapai rumahNya baka,
tak kucapai rumahNya baka.
3. Harapanku di kala ‘ku bangun , Penjagaku jika ‘ku rebah,
Penasihat pada persimpangan, Penghiburku jika ‘ku lelah,
Penghiburku jika ‘ku lelah.
4. Yesuslah tetap tempat ‘ku mampir, Dia roti, air yang sejuk.
Berserah kepada pengasihNya badan dan jiwaku ‘kan teduh,
Badan da jiwaku ‘kan teduh.
5. Hingga malam hidup akan turun, ‘ku dipanggil ke rumah baka,
dengan Dia masuk dalam Damai, jadi tamu tidak semengga,
jadi tamu tidak semengga.
KJ. 422 YESUS BERPESAN
1. Yesus berpesan: Dalam malam g’lap kamu harus jadi
lilin gemerlap; anak masing-masing di sekitarnya,
dalam dunia ini bersinarlah!
2. Yesus berpesan: Bersinarlah t’rang; lilinmu Kulihat
malam dan siang. Anak masing-masing di sekitarnya,
untuk hormat Tuhan bersinarlah!
3. Yesus berpesan: Dunia penuh banyak macam dosa,
duka dan keluh; anak masing-masing di sekitarnya,
untuk sesamamu bersinarlah!
KJ. 423 AKU DAPAT DI HATIKU
1. Aku dapat di hatiku mutiara yang permai:
Tuhan Yesus, Kawan karib, takkan lagi tercerai.
2. Aku dapat di t’lingaku bunyi lagu yang kudus:
Jurus’lamat besertaku dan dosaku ditebus.
3. Aku dapat di mataku pemandangan mulia:
bumi baru yang membawa damai dan bahagia.
4. Aku dapat di tanganku bunga-bunga berseri:
bunga Injil bagi kamu yang kudapat kuberi.
KJ. 424 YESUS MENGINGINKAN DAKU
1. Yesus menginginkan daku bersinar bagiNya,
di mana pun ‘ku berada, ‘ku mengenangkanNya.
Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
2. Yesus menginginkan daku menolong orang lain,
manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain.
Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
3. Ku mohon Yesus menolong menjaga hatiku,
agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku.
Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
4. Aku ingin bersinar dan melayaniNya,
hingga di sorga ‘ku hidup senang bersamaNya.
Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
KJ. 425 BERKUMANDANG SUARA DARI SEBERANG
1. Berkumandang suara dari seberang, “Kirimlah cahyamu!”
Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “Kirimlah cahyamu!”
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
2. Kita t’lah dengar jeritan dari jauh, “Kirimlah cahyamu!”
Bantuanmu b’rikan, janganlah jemu, “Kirimlah cahyamu!”
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
3. Jangan kita tinggal diam mendengar: “Kirimlah cahyamu!”
Injil Tuhan haruslah kita sebar, “Kirimlah cahyamu!”
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
KJ. 426 KITA HARUS MEMBAWA BERITA
1. Kita harus membawa berita pada dunia dalam gelap
tentang kebenaran dan kasih dan damai yang menetap,
dan damai yang menetap.
Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang.
Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahamani dan cemerlang.
2. Kita harus menyanyikan gita melembutkan hati keras,
supaya senjata Iblis remuk dan seg’ra lepas,
remuk dan seg’ra lepas.
Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang.
Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahamani dan cemerlang.
3. Kita harus membawa berita: Allah itu kasih belas.
Dib’rikan Putra tunggalNya, supaya kita lepas,
supaya kita lepas.
Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang.
Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahamani dan cemerlang.
4. Kita harus bersaksi di dunia tentang kuasa darah kudus.
Semoga yang masih sangsi terima Sang Penebus,
Terima Sang Penebus.
Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang.
Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahamani dan cemerlang.
KJ. 427 ‘KU SUKA MENUTURKAN
1. ‘Ku suka menuturkan cerita mulia, cerita Tuhan Yesus
dan cinta kasihNya. ‘Ku suka menuturkan cerita yang benar,
penawar hati rindu, pelipur terbesar.
‘Ku suka menuturkan, ‘ku suka memasyurkan cerita
Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
2. ‘Ku suka menuturkan cerita mulia yang sungguh melebihi
impian dunia. ‘Ku suka menuturkan semua padamu,
sebab cerita itu membawa s’lamatku.
‘Ku suka menuturkan, ‘ku suka memasyurkan cerita
Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
3. ‘Ku suka menuturkan cerita mulia; setiap kuulangi
bertambah manisnya. ‘Ku suka menuturkan sabdaNya
yang besar; dan yang belum percaya, supaya mendengar.
‘Ku suka menuturkan, ‘ku suka memasyurkan cerita
Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
4. ‘Ku suka menuturkan cerita mulia; pun bagi
yang percaya tak hilang indahnya. Dan nanti kunyanyikan
di sorga yang kekal cerita termulia yang lama kukenal.
‘Ku suka menuturkan, ‘ku suka memasyurkan cerita
Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.
KJ. 428 LIHATLAH SEKELILINGMU
1. Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
2. Apa arti ladang-ladang, apa yang perlu dituai?
Ladang itu seluruh dunia, manusialah tuaiaannya.
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
3. Milik siapa ladang itu? Untuk siapa tuaiannya?
Milik Allah dan untuk Allah isi dunia kerajaanNya.
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
4. Bukankah seisi dunia dicemarkan oleh dosa?
Tapi Allah mengutus Jurus’lamat untuk semua.
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
5. Memang banyaklah tuaian; pekerja hanya sedikit.
Minta Dia yang punya ladang mengirimkan penuai lagi.
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
6. Apa kita pun terpilih mengerjakan tugas itu?
Kita juga dipilih Tuhan dan diutus ke dalam dunia.
Lihatlah sekelilingmu, pandanglah ke ladang-ladang
yang menguning dan sudah matang, sudah matang
untuk dituai!
KJ. 429 MASIH BANYAK ORANG BERJALAN
1. Masih banyak orang berjalan dalam kuasa yang gelap.
Tuhan, tolong kami sadarkan tiap orang yang sesat.
O, berilah keselamatan pada orang yang Kautebus,
agar mereka mendapatkan perjanjianMu yang kudus.
2. Andaikata dulu muridMu tidak sudi bekerja mengabarkan
cinta kasihMu pada dunia bercela, maka Injil yang
Kauberikan pasti kini tak tersebar, sehingga dunia akan hilang,
Tetap berdosa, bercemar.
3. Utus kami menjadi saksi yang setia beriman, mengisahkan
kasih sorgawi pada orang berbeban. Roh Kuduslah yang
mengurapi, agar kami tetap tekun di dalam kasih melayani
setiap orang berkeluh.
KJ. 430 HARUSKAH HANYA PENEBUS
1. Haruskah hanya hanya Penebus memikul salib b’rat?
O, tidak, tapi kita pun tak luput berpenat.
2. Kupikul salibku terus sehingga akhirnya kudapat
dari Penebus mahkota yang baka.
3. Kelak di pinggir laut kristal mahkota itu pun
kus’rahkan sambil bersyukur di kaki Penebus.
4. Betapa orang yang kudus, sehabis berlelah,
di sorga berbahagia terhapus d’ritanya.
5. O, salib, kau junjunganku, mahkota mulia.
Kau, Yesus, kebangkitanku, hidupku s’lamanya.
KJ. 431 MARI MENJADI PENJALA ORANG
Mari menjadi penjala orang. Mari mencari jiwa yang hilang;
Dalam iman yang teguh isi pukatmu penuh. Bawa jiwa yang
Berharga masuk rumah Bapa.
KJ. 432 JIKA PADAKU DITANYAKAN
1. Jika padaku ditanyakan apa akan kub’ritakan pada dunia
yang penuh penderitaan, ‘kan kusampaikan kabar baik pada
orang-orang miskin, pembebasan bagi orang yang ditawan;
yang buta dapat penglihatan, yang tertindas dibebaskan;
sungguh tahun rahmat sudah tiba. K’rajaan Allah penuh
kurnia itu berita bagi isi dunia.
2. Jika padaku ditanyakan apa akan kusampaikan pada dunia
yang penuh dengan cobaan, aku bersaksi dengan kata, tapi
juga dengan karya menyampaikan kasih Allah yang sejati.
T’lah tersedia bagi kita pengampunan dan anug’rah,
kes’lamatan dalam Kristus, PuteraNya. K’rajaan Allah
penuh kurnia itu berita bagi isi dunia.
KJ. 433 AKU SUKA MEMBAGI
1. Aku suka membagi pada orang tak punya,
agar Tuhan dipuji tiap orang di dunia.
2. Pun kepada Tuhanku kuberi persembahan;
tangan kiri tak tahu apa laku yang kanan.
3. Janda miskin pun layak persembahan syukurnya,
memberi lebih banyak daripada yang kaya.
KJ. 434 ALLAH ADALAH KASIH DAN SUMBER KASIH
1. Allah adalah Kasih dan Sumber kasih. Bukalah hatimu bagi FirmanNya.
FirmanNya: “Kamu dalam dunia, bukan dari dunia. Akulah yang memikul sengsaramu.”
2. Allah adalah Kasih dan Sumber kasih. Bukalah hatimu bagi FirmanNya.
FirmanNya: “Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya. Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya: Aku yang mendamaikan sengketamu.”
3. Allah adalah Kasih dan Sumber kasih. Bukalah hatimu bagi FirmanNya.
FirmanNya: “Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya. Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya: demikian kasihKu di dalammu.”
4. Allah adalah Kasih dan Sumber kasih. Bukalah hatimu bagi FirmanNya.
FirmanNya: “Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu. Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu: Aku ‘kan besertamu selamanya.”
KJ. 435 KETIKA TUHANKU DISALIB
1. Ketika Tuhanku disalib, dosaku pun dipaku serta.
Terharu hatiku menjerit: kasihMu tiada imbangNya!
2. Tetapi dari maut ngeri Tuhanku bangkit agung megah
dan kidung baru ‘ku diberi: kasihMu jaya selamanya!
3. Di saorga tinggi mahaterang Tuhanku naik takhta baka.
Bergaung madah dengan tembang: kasihMu adil dan mulia!
4. SabdaMu kuamalkan terus dan dari pagi sampai petang
‘ku ikut dikau, o Penebus: di dalam kasihMu ‘ku menang!
KJ. 436 LAWANLAH GODAAN
1. Lawanlah godaan, s’lalu bertekun; tiap kemenangan
kau tambah teguh; nafsu kejahatan harus kautentang;
harap akan Yesus: pasti kau menang.
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.
2. Tinggalkan yang jahat, dosa dicegah; tindakanmu
tulus tiada bercela: junjung kebenaran, hidup dalam
t’rang, harap akan Yesus: pasti kau menang.
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.
3. Allah memberikan tajuk mulia bagi yang berjaya
di dalam iman; Kristus memulihkan kau yang
tertekan, harap akan Yesus: pasti kau menang.
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.
KJ. 437 KUCOBA
1. Kucoba, teman, di dalam dunia berkasih sayang! Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia kasih sayangmu! Amin, amin.
2. Kucoba, teman, di dalam dunia bersukacita. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia dunia sukacitamu! Amin, amin.
3. Kucoba, teman, di dalam damai sejaht’ra. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia damai sejaht’ra. Amin, amin.
4. Kucoba, teman, di dalam dunia tetap bersabar. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia kessabaranmu! Amin, amin.
5. Kucoba, teman, di dalam dunia bermurah hati. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia murah hatimu! Amin, amin.
6. Kucoba, teman, di dalam dunia berbuat baik. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia kebaikanmu! Amin, amin.
7. Kucoba, teman, di dalam dunia tetap setia. Amin, amin.
Buktikan , teman, di dalam dunia tetap setia Amin, amin.
8. Kucoba, teman, di dalam dunia lemah lembut. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia lemah lembutmu! Amin, amin.
9. Kucoba, teman, di dalam dunia kuasai diri. Amin, amin.
Buktikan, teman, di dalam dunia kuasai diri! Amin, amin.
KJ. 438 APAPUN JUGA MENIMPAMU
1. Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu.
Naungan kasihNya pelindungmu, Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.
2. Bila menanggung beban berat, Tuhan menjagamu.
Masa depanmu kelam pekat? Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.
3. DipeliharaNya hidupmu; Tuhan menjagamu
dan didengarkanNya doamu; Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.
4. Cobaan apa mengganggumu? Tuhan menjagamu.
Buatlah Yesus sandaranmu; Dia menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.
KJ. 439 BILA TOPAN K’RAS MELANDA HIDUPMU
1. Bila topan k’ras melanda hidupmu, bila putus asa dan letih lesu,
berkat Tuhan satu-satu hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan, mari hitunglah, kau ‘kan kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan mari hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya.
2. Adakah beban membuat kau penat, salib yang kaupikul menekan berat?
Hitunglah berkatNya, pasti kau lega dan bernyanyi t’rus penuh bahagia!
Berkat Tuhan, mari hitunglah, kau ‘kan kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan mari hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya.
3. Bila kau memandang harta orang lain, ingat janji Kristus yang lebih permai;
hitunglah berkat yang tidak terbeli milikmu di sorga tiada terperi.
Berkat Tuhan, mari hitunglah, kau ‘kan kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan mari hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya.
4. Dalam pergumulanmu di dunia janganlah kuatir, Tuhan adalah!
Hitunglah berkat sepanjang hidupmu, yakinlah, malaikat meyertaimu!
Berkat Tuhan, mari hitunglah, kau ‘kan kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan mari hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya.
KJ. 440 DI BADAI TOPAN DUNIA
1. Di badai topan dunia Tuhanlah Perlindunganmu;
kendati goncang semesta, Tuhanlah Perlindunganmu!
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.
2. Baik siang maupun malam g’lap, Tuhanlah Perlindunganmu;
niscaya takutmu lenyap, Tuhanlah perlindunganmu!
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.
3. Dan biar badai menyerang, Tuhanlah Perlindunganmu;
padaNya kau tetap tent’ram, Tuhanlah Perlindunganmu!
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.
4. Ya Gunung Batu yang tetap, Engkaulah Perlindunganku;
di tiap waktu dan tempat Engkaulah Perlindunganku!
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, di dunia, di dunia;
Ya, Yesus Gunung Batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.
KJ. 441 ‘KU INGIN MENYERAHKAN
1. ‘Ku ingin menyerahkan seluruh hidupku, sekalipun tak layak,
kepada Tuhanku. Kubunuh keinginan dan hasrat hatiku, supaya
hanya Tuhan mengisi hidupku.
2. Di waktu kesusahan tak usah ‘ku gentar; dib’riNya perlindungan,
hatiku pun segar. DarahNya dicurahkan, nyawaNya pun dib’ri,
teruraslah jiwaku, hidupku berseri.
3. Tentu beban tak tanggal, lenyap serta merta, dan salib yang kupikul
tak jatuh segera. Kendati demikian, bertambah dayaku, sebab
pengasihanNya menopang hidupku.
4. Setiap aku jatuh, dirangkul ‘ku erat, tak kunjung dibiarkan anakNya
tersesat. Dan RohNya menerangkan kasihNya yang besar, sehingga
dalam susah hatiku bergemar.
5. KasihNya menetukan waktuNya tepat memanggil aku pulang,
yang rindu dan penat. Di sorga kusampaikan pujian, syukurku,
sebab db’ri ujian di dalam hidupku.
KJ. 442 TENTERAMLAH, HAI JIWAKU
1. Tenteramlah, hai jiwaku: Allah Raja semesta.
Dunia berubah, tak berubah Khaliknya.
2. Orang cari perubahan, menyesal sesudahnya,
sambil ingin hal yang baru, rindu masa silamnya.
3. Tenteramlah, hai jiwaku, dan rindukan Allahmu.
Biar dunia berubah, Allah Raja hidupmu!
KJ. 443 KAU SUKACITA
1. Kau sukacita dalam derita, Yesus Kristus mulia.
Sudah Kaubawa kurnia sorga, Jurus’lamat dunia.
Kau melepaskan kami yang malang; padaMu saja
kami percaya, tidak ‘kan jatuh. Haleluya! Dalam
kasihMu kami berlindung. Tiada kuasa yang
memisahkan kami daripadaMu. Haleluya!
2. Bila Kau hadir, kami tak kuatir kuasa Iblis,
kuasa maut. Kau mengalahkan tiap ancaman;
Kau enyahkan kemelut. NamaMu, Tuhan, kami
Agungkan. Di hadapanMu kami umatMu bersukaria.
Haleluya! Kar’na percaya kami pun jaya; puji-pujian
Kami nyanyikan: Tuhan setia! Haleluya!
KJ. 444 MENGUCAP SYUKURLAH
Mengucap syukurlah di dalam segala hal, sebab itulah
Yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagimu.
Mengucap syukurlah! Mengucap syukurlah!
KJ. 445 HARAP AKAN TUHAN
1. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah,
kar’na habis malam pagi merekah. Dalam derita
dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu!
2. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Walau sendu, hatimu remuk,
Tuhan mengatasi tiap kemelut. Ya Tuhan, tolong
‘ku yang lemah: setiaMu kokoh selamanya!
3. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Jalan sedih nanti berhenti;
Yesus memberikan hidup abadi. Habis derita di dunia,
purna sukacita. Haleluya!
KJ. 446 SETIALAH
1. Setialah kepada Tuhanmu, hai kawan yang penat.
Setialah, sokonganNya tentu di jalan yang berat.
‘Kan datang Raja yang berjaya menolong orang
yang percaya. Setialah!
2. Setialah percaya Penebus, percaya janjiNya.
Seialah, berjuanglah terus di fajar merekah.
DiputuskanNya rantai setan: kau bebas dari kesempitan.
Setialah!
3. Setialah! Bertahanlah tetap sehingga kau menang.
Setialah! Selamatmu genap, sesudah berperang.
Meski bertambah marabaya, t’lah hampir habis susah payah.
Setialah!
4. Setialah kepada Yang Menang, meski maut kautempuh.
Setialah! Sehabis berperang terima upahmu: mahkota
Hidup diberiNya; kaumasuk dalam t’rang ceria.
Setialah!
KJ. 447 DALAM RUMAH YANG GEMBIRA
1. Dalam rumah yang gembira bunga Injil berseri; dalam kasih
yang setia ‘ku berbakti tak henti. Rut, Deborah dan Maria
jadi contoh bagiku. ‘Ku berjanji dan sedia, mara dapat kutempuh.
2. Dukacita dan keluhan tak menggoncang hatiku. Sukacita sabda
Tuhan, itulah pelitaku. Lihatlah sesama kita dalam susah terbenam,
Mari angkatlah pelita dan pancarkanlah terang.
3. Menyebarkan sukacita dan menghibur yang lelah, itulah panggilan
kita dalam dunia yang resah. Kita binalah bersama tunas bangsa
yang besar dalam hidup sederhana, dalam kasih yang segar.
KJ. 448 ALANGKAH INDAHNYA
1. Alangkah indahnya serikat beriman, cerminan kasih
Tuhannya di dalam sorga t’rang.
2. Baik suka, baik keluh berpadu berserah;
segala doa bertemu di takhta rahmatNya.
3. Sengsara dan beban ‘kan ringan rasanya,
sebab saudara seiman memikulnya serta.
4. Kendati sebentar berpisah tersedu,
di dalam Kristus kita k’lak kembali bertemu!
KJ. 449 TUHAN DALAM SORGA
1. Tuhan dalam sorga, Khalik dunia,
mengenal semua anak-anakNya.
2. Ia mendengarkan doa dan keluh;
Tuhan siang-malam Bapa bagimu!
3. Hidup dan makanan diberikanNya,
Yang membuka tangan untuk yang lemah.
4. Mari kita cari kerajaanNya
tiap-tiap hari bagi dunia!
KJ. 450 HIDUP KITA YANG BENAR
1. Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur.
Dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur.
Dalam susah pun senang; dalam segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendakNya!
2. Biar badai menyerang, biar ombak menyerang,
aku akan bersyukur kepada Tuhanku.
Dalam susah pun senang; dalam segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendakNya!
3. Apa arti hidupmu? Bukankah ungkapan syukur,
kar’na Kristus, Penebus, berkurban bagimu!
Dalam susah pun senang; dalam segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendakNya!
4. Bertekun bersykurlah hingga suaraNya kaudengar:
“Sungguh indah anakKu, ungkapan syukurmu.”
Dalam susah pun senang; dalam segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendakNya!
5. Tuhan Yesus, tolonglah, sempurnakan syukurku.
Roh Kudus berkuasalah di dalam hidupku!
Dalam susah pun senang; dalam segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendakNya!

1 comments:



Senja Nababan said...

wow, blog nya bagusssssssssssss
salut deh yang buat, hari gini masih ada yang sediakan Kidung Jemaat Online.........