Sapaan Penulis

Shaloom Saudaraku!!!

Terimakasih karna anda telah mengunjungi Blog saya ini,

Untuk mencari isi Lirik Kidung Jemaat, silahkan anda membuka Archive di Bulan Agustus tahun 2008.
anda akan bisa mendapatkan seluruh isi lirik Kidung Jemaat.

untuk mempermudah anda mencari isi Kidung Jemaat yang anda inginkan, silahkan tekan Ctrl+F (Find), setelah itu masukkan nomor atau Judul Kidung Jemaat yang anda Inginkan, lalu tekan ENTER/OK.

Salam dalam nama Yesus
Senja Nababan

~ Kidung Jemaat No 1 - 22

Puji-pujian dan pembukaan ibadah

1. HALELUYA! PUJILAH
do = f (4 Ketuk)

Ayat 1
Haleluya! pujilah
Allah yang Agung, Maha Esa!
Dalam Kristus kita kenal
Allah yang hidup, Bapa kekal!

Langit buana semesta
Patut memuji kuasaNya
Karna berkat-Nya tak henti
limpah kasih-Nya tak terperi

Ayat 2
Wahai dunia, soraklah
Angkat suaramu, nyanyilah
Tabuhlah tifa dan gendang
Iringi puji dalam tembang

Langit buana semesta
Patut memuji kuasaNya
Karna berkat-Nya tak henti
limpah kasih-Nya tak terperi

2. SUCI, SUCI, SUCI
do = d (4 ketuk)


Ayat 1
Suci, suci, suci Tuhan maha kuasa
Dikau kami puji di pagi yang teduh
Suci, suci, suci murah dan perkasa
Allh Tri Tunggal, Agung nama-Mu

Ayat 2
Suci, suci, suci kaum kudus tersungkur
Di depan TahtaMu memb'ri mahkotanya
Segenap malaikat sujud menyembahMu
Tuhan yang ada Slama - lamanya

3. KAMI PUJI DENGAN RIANG!
do = g (4 ketuk)

Ayat 1
Kami puji dengan riang, Dikau Allah yang besar
Bagai bung t'rima siang, hati kami pun mekar
Kabut dosa dan derita, kebimbangan t'lah lenyap
Sumber suka yang abadi, b'ri sinarMu menyerap

Ayat 2
Kau memb'ri, Kau mengampuni, Kau limpahkan rahmatMu
Sumber air hidup ria, Lautan kasih dan Restu
Yang mau hidup, dalam kasih, Kau jadikan milikMu
agar kami menyayangi, meneladan kasihMu


4. HAI MARI SEMBAH
do = g(3 ketuk)

Ayat 1
Hai mari sembah yang maha besar
Nyanyikan syukeu dengan bergemar
Perisai umatNya yang maha Esa
Mulia namaNya, tahtaNya megah

Ayat2
Hai masyhurkanlah keagunganNya
Cahaya terang itu JubahNya
Gemuruh suaraNya di awan kelam
Berjalan dia di badai kencang

5. TUHAN ALLAH, NAMAMU
do = f ( 3 ketuk )


Ayat 1
Tuhan Allah namaMu kami puji dan masyhurkan
Isi dunia sujud di hadapanMu ya uhan!
Bala sorga menyembah
Dikau khalik semesta!

Ayat 2
Kerubim dan serafim, memuliakan yang Tersuci
Para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih
G'reja yang kudus, esa
KepadaMu menyembah

Ayat 3
Bapa agung dan kudus, maha murah dan rahmani
Putra tunggal penebus, Roh penghibur yang sejati
Langit - bumi Mu penuh
kemuliaan namaMu

6. HAI MASYHURKANLAH!
do = bes ( 3 ketuk)

Ayat 1
Hai masyhurkanlah, Allahmu kudus
Besar namaNya maklumkan terus
Agungkan lah Dia yang jaya dan megah
Kekal dan mulia kerajaanNya.

Ayat 2
Yang tinggi, Alhak, di sorga Baka
Pun hadir dekat dengan Abdinya
Nyanyikan jayaNya, hai umat kudus
"Kekal Yesus Raja, Kekal Penebus!"

7. YA TUHAN, KAMI PUJI NAMAMU BESAR
do = g ( 1 ketuk)

Ayat 1
Ya Tuhan kami puji namaMu besar
Ya Bapa, mahlukMu menyanyi bergemar
Langit buana, Laut bersyukur semua
Malaikat segenap memuji Dikau Jua
KemuliaanMu tetap senantiasa
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Maha Kuasa

Ayat2
Para rasul sorga kemuliaanMu
Serta Nabi dan Martir mengagungkanMu
G'reja yang t'lah menang dan yang di perjuangan
Mengaku namaMu madahnya berkumandang
Terpujii rahmatMu dibawah dan diatas
Ya Bapa kekal, kasihMu tak terbatas!

8. BAGIMU TUHAN, NYANYIANKU
do = bes ( 4 ketuk dan 2 ketuk)

Ayat 1
BagiMu Tuhan Nyanyianku
Karna setaraMu siapakah?
Hendak ku puji Kau selalu
Padaku Roh Kudus b'rikanlah
Supaya dalam Kristus Putramu
Kidungku berkenan kepadaMu

Ayat 2
O tuntun aku ke PutraMU
Agar padaMu ku di tuntunNya
Dan rohMu diam dalam rohku
Membuat mata hatiku cerah
sehingga kurasakan damaiMu
dan kuungkapkam dalam kidungku

9. PUJILAH HAI JIWAKU, PUJI TUHAN
do = g ( 3 ketuk)

Ayat 1
Puji hai jiwaku, puji Tuhan
Selagi ada Nafasmu
Allahku patutlah ku agungkan
Sepanjang umur hidupku

Hayatku Dia yang b'ri
Dia ku puji tak henti
Haleluya, haleluya..!

Ayat 2
Jangan engkau poertaruhkan nasib
kepada Insan yang Fana
Juga bangsawan yang paling baik
Hilang bersama niatnya
Hidup manusia lenyap
Hanyalah Allah yang tetap
Haleluya...Haleluya..!

Ayat 3
Jika penolongmu Allah Yakub
betapa kau bahagia
Ia penuhi pengharapanmu
Tuhan setia s'lamanya
Maha pencipta dunia
Tak meninggalkan mahlukNya
Haleluya...,Haleluya!!

10. PUJILAH TUHAN,SANG RAJA
do = g ( 3 ketuk)


Ayat 1
Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Maha mulia
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia
Datang bekaum, b'ri lah musik mu ber-gaung,
Angkat puji -pujian

Ayat 2
Pujilah Tuhan, segala kuasa padaNya
Sayap kasihNya yang aman mendukung anakNya
Tiada ter'pri yang kepadamu di b'ri
Tidakkah itu kau rasa?

11. ANAK - ANAK MARI NYANYI
do = f ( 4ketuk)

Ayat 1
Anak - anak mari nyanyi
riang dan gembiralah
Puji Tuhan maha kasih
karna murah hatiNya

Pujilah namaNya, Haleluya
Haleluya!!, puj Tuhan s'lamanya'

Ayat 2
Limpah ruah, tak terkira
kasih Allah nampaklah
angkat syukur bagi Dia
dengan hati yang Rendah

Pujilah namaNya, Haleluya
Haleluya!!, puj Tuhan s'lamanya

12. ANAK - ANAK PUJILAH
do = d (2 ketuk)

Ayat 1
Anak - anak, pujilah nama Tuhan yang Esa
Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa

Ayat 2
Hari minggu adalah hari suci bagiNya
Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa

Ayat 3
Skolah minggu inilah, tempat baik memukiNya
Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa


13. ALLAH BAPA, TUHAN
do = g ( 3 ketuk)

Ayat 1
Allah Bapa, Tuhan dimuliakanlah namaMu
Allah, Bapa, Tuhan, dimuliakanlah namaMu
Langit bumi ciptaanMu
Kamipun anak - anakMu
Datanglah dengan kasihMu

Ayat 2
Yesus Kristus, Tuhan yang membawa keselamatan
Yesus Kristus, Tuhan yang membawa keselamatan
Lahir dalam dunia ini
mati, tapi bangkit lagi
Kaulah jurus'lamat kami!



14. MULIAKAN TUHAN ALLAH
do = c (4 ketuk)

Ayat 1
Muliakan Tuhan Allah
Muliakan Tuhan Allah
MuliakanpimpinanNya
dalam kasih sayangNya

Ayat 2
Kami datang kepadaMu
Kami datang kepadaMu
Bersyukur sebulat hati
kar'na kasihMu besar

15. BERHIMPUN SEMUA
do = d (3 ketuk)

Ayat 1
Berhimpun semua menghadap Tuhan
dan pujilah Dia, Pemurah benar
Berakhirlah segala pergumulan
Diganti kedamaian yang besar

Ayat 2
Hormati namaNya serta kenangkan
mijizat yang sudah di buatNya
Hendaklah t'rus syukurmu kau nyatakan
di jalan hidupmu seluruhnya

16. YA KHALIK SEMESTA
do = g ( 3 ketuk)

Ayat 1
Ya khalik semesta, umatMu tolonglah
MemujiMu Bapa yang mulia
Kau Raja Dunia
Kami sujud sembah kepadaMu

Ayat 2
Firman dan putera, mohon dengarkan lah
yang brseru, sabdaMu jadilah
RohMu turunkanlah
Tuhan berkati jemaatMu

17. TUHAN ALLAH HADIR
do = as (2 dan 3 ketuk)


Ayat 1
Tuhan Allah hadir, pada saat ini
Hai sembah sujud disini
Diam dengan hormat tubuh serta jiwa,
tunduklah menghadap Dia
Marilah, umatNya, hati mu serahakan
Dalam kerendahan

Ayat 2
Tuhan Allah hadir, yang dimuliakan
Dalam sorga siang - malam
"Suci, suci, suci" untuk selamanya
dinyanyikan malak Sorga
Ya Allah t'rimalah, Pujian Jemaat
beserta malaikat

18. ALLAH HADIR BAGI KITA
do = g ( 3 ketuk)

Ayat 1
Allah hadir bagi kita, dan hendak memb'ri berkat
melimpahkan kuasa Rohnya bagai hujan yang lembut
Dengan Roh kudus, ya Tuhan
umatMu berkatilah!
Baharui hati kami, O curahkan kurnia

Ayat 2
Allah hadir, sungguh hadir di jemaatNya yang kudus
Biar kasih kurniaNya, menyegarkan kita t'rus
Dengan Roh kudus, ya Tuhan
umatMu berkatilah!
Baharui hati kami, O curahkan kurnia

KJ. 19 TUHANKU YESUS

1. Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia,
Kau kasihi, Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka.

2. Indah tamasya, indah sawah ladang, sunggu elok berseri;
yang lebih indah Kau, Tuhan Yesus: Engkau menghibur yang sedih.

3. Indah t’rang surya, indah sinar bulan, alam bintang yang megah;
Jauh lebih indah, Yesus, terangMu di sorga dan di dunia.
4. Indah kesuma, insan lebih indah pada masa mudanya;
bunga ‘kan layu, insan berlalu. Yesus kekal selamanya.

5. Apa yang indah dalam dunia ini nampak dalam diriMu.
Yang Mahaindah, Harta sorgawi, hanya Engkau, ya Tuhanku!

KJ. 20 O HARI ISTIRAHAT

1. O Hari Istirahat, ceria dan cerah, pelipur hati hasrat,
o hari mulia! Bernyanyilah semua bersatu menyembah:
“Kudus, kudus, kuduslah” kepada Yang Esa.

2. Padamu, Hari Ahad, terciptalah terang
dan Kristus, Jurus’lamat, t’lah bangkit dan menang;
padamu pun terjadi Roh Kudus diberi:
sempurna tiga kali terangmu berseri.

3. O Hari perteduhan di badai dunia,
bak taman penghiburan kausambut yang lelah,
bak sungai kau segarkan semangat yang gersang,
bak Nebo kau tempatnya melihat Kanaan.

4. Pun Hari Minggu ini panggilan terdengar
dan umat menghadiri kumpulan yang besar,
di mana Firma Tuhan menyuar yang gelap;
terhidang roti sorga dan air alhayat.

5. Sentosa Hari Tuhan membimbing umatNya
menuju perhentian, tempat sejahtera.
Terpuji Allah Bapa dan Putra TunggalNya
Dan Roh Pengantar Sabda, - Ketiga yang Esa !

KJ. 21 HARI MINGGU, HARI YANG MULIA

1. Hari Minggu, hari yang mulia, itu hari Tuhanku.
Ia bawa rasa bahagia masuk dalam hatiku.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.

2. Hari Minggu hari istirahat bagi badan yang letih
Firman Tuhan turun bawa nikmat untuk hati yang sedih.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.

KJ. 22 MARI BERSUKARIA DATANG KEPADANYA

Mari bersuka ria datang kepadaNya, datang kepadaNya.
Mari menyanyi, mari menari, mari memuji.

~ Kidung Jemaat No 23 - 41

Pengakuan dan Pengampunan Dosa

KJ No 23 - 41

KJ. 23 YA ALLAH BAPA

1. Ya Allah Bapa di sorga mahatinggi, puji sembah dan syukur bagiMu.
Mahabesar, mulia namaMu dan kuasaMu kekal selamanya.

2. Aku berlutut dan dosa kupanjatkan, ‘ku bertelut memohon rahmatMu;
ampunilah segala dosaku dan limpahkanlah berkat anugerah.

3. Aku naikkan puji dan doa ini demi nama Tuhanku Penebus,
Putra kekal, abadi dan kudus, Jurus’lamat dan Raja semesta.

KJ. 24a DARI LEMBAH SENGSARAKU

1. Dari lembah sengsaraku ‘ku berseru, ya Tuhan!
Dengarlah suara hambaMu, dosaku pun kabulkan!
Jikalau kesalahanku terus teringat olehMu,
Tak dapat ‘ku bertahan.

2. Namun, ya Tuhan, padaMu terdapat pengampunan;
kesalahanku Kautebus, kasihMu Kautumjukkan.
Tiada insan yang benar, tetapi rahmatMu yang besar:
Terpujilah namaMu!

3. ‘Ku menantikanMu teguh, rahmatMu kudambakan;
tak kuandalkan jasaku, firmanMu kuharapkan.
Lebih dari pengawal pun menunggu fajar bertekun,
Kutunggu Dikau, Tuhan!

4. Hai Israel, berharaplah kepada Tuhan saja!
Maha Pengasih Dialah, Penolong kaum percaya.
UmatNya dibebaskanNya dari segal dosanya;
Dib’riNya hidup baru!

KJ. 24b DARI LEMBAH SENGSARAKU

Dari lembah sengsaraku ‘ku berseru, ya Tuhan!
Dengarlah suara hambaMu, doaku pun kabulkan!
Jikalau kesalahanku terus teringat olehMu, tak dapat ‘ku bertahan

KJ. 25 YA ALLAHKU, DI CAH’YAMU

1. Ya Allahku, di cah’yaMu tersingkap tiap noda.
Kau lihatlah manusia penuh lumuran dosa.

2. Di cah’yamu mesti redup semarak bintang-bintang;
kemanakah manusia? Dosanya tak terbilang.

3. KepadaMu tujuanku! Kau tak membuang aku.
PutraMulah selamanya Jalanku ke takhtaMu.

4. Ya amin, ya, di Golgota ditanggungNya dosaku
dan darahNya yang mulia menghapus aib jiwaku.

5. Ya Tuhanku, percayaku kiranya Kautumbuhkan,
hingga teguh di kasihMu yang baik kulakukan.

KJ. 26 MAMPIRLAH, DENGAN DOAKU

1. Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jala t’rus.

2. Di hadapan takhta rahmat aku menyembah
tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah!
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jala t’rus.

3. Ini saja andalanku: jasa kurbanku
Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh.
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jala t’rus.

4. Kaulah Sumber penghiburan, Raja hidupku.
Baik di bumi baik di sorga, siapa bandingMu?
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jala t’rus.

KJ. 27 MESKI TAK LAYAK DIRIKU

1. Meski tak layak diriku, tetapi kar’na darahMu
dan kar’na kau memanggilku, ‘ku datang, Yesus, padaMu.

2. Sebagaimana adanya jiwaku sungguh bercela,
darahMulah pembasuhnya; ‘ku datang, Tuhan, padaMu.

3. Terombang-ambing, berkeluh, gentar di kancah kemelut,
ya Anakdomba Allahku, ku datang kini padaMu.

4. Sebagaimana adaku celaka, buta dan kelu;
segala apa yang perlu ‘ku dapat dalam diriMu.

5. Sebagaimana janjiMu menyambut dan membasuhku,
ya Anakdomba yang kudus, ‘ku datang kini padaMu.

KJ. 28 YA YESUS, TOLONGLAH

1. Ya Yesus, tolonglah, hapuskan dosaku
dan dari nafsu dunia lepaskan hambaMu.

2. Ya Yesus, dengarlah seruan hatiku,
lengkapi aku yang lemah sebagai laskarMu.

3. Ya Yesus, yang menang, sertai hambaMu
b’ri di sengsara dan perang percaya yang teguh.

4. Ya Yesus, pmpinlah, tetaplah Kau dekat,
supaya ke neg’ri baka jalanku tak sesat.

5. Ya Yesus, lihatlah serangan seteru,
lumpuhkanlah senjataNya dengan kuasaMu.

6. Ya Yesus Penebus, berilah akhirnya
kesukaanMu yang kudus di negeri baka.

KJ. 29 DI MUKA TUHAN YESUS

1. Di muka Tuhan Yesus betapa hina diriku.
Kubawa dosa-dosaku di muka Tuhan Yesus.

2. Di muka Tuhan Yesus tersungkur kar’na dosaku,
kubuka kerinduanku di muka Tuhan Yesus.

3. Di muka Tuhan Yesus ‘ku insaf akan salahku;
bertobat kini hatiku di muka Tuhan Yesus.

4. Di muka Tuhan Yesus kudapat kasih sayangNya;
hatiku pasrah berserah di muka Tuhan Yesus.

KJ. 30a ANGIN RIBUT MENYERANG

1. Angin ribut menyerang menggetarkan hatiku;
ombak ganas menerjang; aku lari padaMu.
Jurus’lamat, tolonglah dan pandukan bidukku,
Hingga aku sampailah di labuhan yang teduh.

2. Hanya Tuhan sajalah Perlindungan yang tent’ram.
B’rikan daku yang lemah hati kuat dan tenang.
Dikau saja yang tetap Sumber pengharapanku:
Biar aku Kaudekap di naungan sayapMu.

3. Kristus, Kau andalanku, Sumber hidup yang esa.
Kaupulihkan yang sendu, buta, sakit dan lemah.
Dikau suci dan benar, aku ini bercela;
Walau hidupku cemar, Kau penuh anugerah.

4. Kelimpahan kasihMu jadi sungai yang segar
menghapuskan dosaku dan membuatku benar.
Air hayat mulia, puaskanlah anakMu,
Hingga Kau selamanya memenuhi batinku.

KJ. 30b ANGIN RIBUT MENYERANG

Angin ribut menyerang menggetarkan hatiku;
Ombak ganas menerjang; aku lari padaMu.
Jurus’lamat, tolonglah dan pandukan bidukku,
Hingga aku sampailah di labuhan yang teduh.

KJ. 31a MUNGKINKAH AKU PUN SERTA
Mungkinkah aku pun serta tertolong oleh darahNya?
Akulah pangkal siksaNya, yang menyebabkan matiNya.
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau tersiksa gantiku!
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau terisksa gantiku!

KJ. 31b MUNGKINKAH AKU PUN SERTA

1. Mungkinkah aku pun serta tertolong oleh darahNya?
Akulah pangkal siksaNya, yang menyebabkan matiNya.
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau tersiksa gantiku!
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau terisksa gantiku!

2. Para malak sekalipun tiada dapat mengerti
apa sebabnya Yang Kudus menanggung siksa yang keji.
KasihNyalah alasannya menannggung dosa dunia.

3. DitinggalkanNya takhtaNya dan masuk kedunia yang cemar;
ditinggalkanNya kuasaNya, terdorong kasih yang besar
dan aku pun tertolonglah terpilih jadi milikNya.

4. Jiwaku lama menjerit, dipasung dosa yang seram.
SuryaMu bagiku terbit; penjaraku pun benderang.
Terbukalah pasunganku ; ‘ku bangkit dan mengikutMu.

5. Di dalam Yesus Penebus hukuman dosa hilanglah.
Kudapat hidup yang kudus, jubahku kebenaranNya;
‘ku mendekat ke takhtaMu hendak terima tajukku.

KJ. 32 KULIHAT SALIBMU

1. Kulihat salibMu, ya Jurus’lamatku, di Golgota.
T’rimalah doaku, hapuskan dosaku;
akulah milikMu selamanya.

2. Jadikan kuasaMu di dalam hatiku api kudus.
Kasih salibMulah sumber anugerah;
Cintaku s’lamanya kepadaMu.

3. Di dalam bayang maut, Tuhan, tetap Engkau harapanku!
Dalam lembah gelap duka pun melenyap,
Jikalau ‘ku tetap di jalanMu.

4. Di saat ajalku, ragu dan takutku buanglah jauh.
Ya, Jurus’lamatku, lindungi jiwaku,
Hingga ‘ku bertemu dengan Dikau.

KJ. 33 SUARAMU KUDENGAR

1. SuaraMu kudengar memanggil diriku,
supaya ‘ku di Golgota di basuh darahMu!
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

2. Kendati ‘ku lemah, tenaga Kauberi;
Kauhapus aib dosaku, hidupku pun bersih
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

3. Kaupanggil diriku, supaya kukenal iman,
harapan yang teguh dan kasihMu kekal.
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

4. Kaubuat meresap karyaMu dalamku;
kuasa dosa pun lenyap, diganti rahmatMu.
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

5. Ya Yesus, Kau beri jaminanMu tetap:
kepada orang beriman janjiMu akan genap!
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

6. Terpuji penebus, terupuji darahNya,
Terpuji Kristus, Tuhanku, dalamNya ‘ku benar!
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

KJ. 34 SI SALIB YESUS DI KALVARI

1. Di salib Yesus di Kalvari kus’rahkan dosa yang keji.
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!

2. Kini bahagiaku penuh: Yesus berdiam di dalamku.
Sungguh ‘ku s’lamat, ‘ku ditebus! Puji namaNya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!

3. DarahNya sumber hayat baka; aku dibasuh di dalamnya
dan t’rus dijaga tak bercela. Puji namanya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!

4. Mari semua ke salibNya; jiwa-ragamu serahkanlah
untuk dibasuhi darahNya. Puji namaNya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!

KJ. 35 TERCURAH DARAH TUHANKU

1. Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota;
yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya,
terhapus dosanya, terhapus dosanya
yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.

2. Penyamun yang di sisiNya di b’ri anugerah;
pun aku yang penuh cela dibasuh darahNya,
dibasuh darahNya, dibasuh darahNya,
pun aku yang penuh cela dibasuh darahNya.

3. Ya Anakdomba, darahMu tak hilang kuasanya,
sehingga s’lamat unmatMu dan suci s’lamanya,
dan suci s’lamanya, dan suci s’lamanya,
sehingga s’lamat umatMu dan suci s’lamanya.

4. Sejak kupandang salibMu dengan iman teguh,
kasihMulah kupuji t’rus seumur hidupku,
seumur hidupku, seumur hidupku,
kasihMulah kupuji t’rus seumur hidupku.

5. Dan jika nanti lidahku tak lagi bergerak,
tetap kupuji kuasaMu di sorgaMu kelak,
di sorgaMu kelak, di sorgaMu kelak,
tetap kupuji kuasaMu di sorgaMu kelak.

KJ. 36 DIHAPUSKAN DOSAKU

1. Dihapuskan dosaku hanya oleh darah Yesus;
aku pulih dan sembuh hanya oleh darah Yesus.
O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!
Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

2. Pengampunan dosaku hanya oleh darah Yesus;
Penyucian hidupku hanya oleh darah Yesus.
O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!
Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

3. Perdamaian bagiku hanya oleh darah Yesus;
bukan oleh amalku: hanya oleh darah Yesus.
O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!
Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

4. Damai dan harapanku hanya oleh darah Yesus;
Allah membennarkanku hanya oleh darah Yesus.
O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!
Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

KJ. 37a BATU KARANG YANG TEGUH

1. Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.
Kar’na dosaku berat dan kuasanya menyesak,
Oh, bersihkan diriku oleh darah lambungMu.

2. Walau aku berjerih dan menangis tiada henti,
apapun usahaku, tak menghapus dosaku.
Hanya oleh kurbanMu Kaus’lamatkan diriku.

3. Tiada lain kupegang, hanya salib dan iman;
dalam kehampaanku kudambakan rahmatMu.
Tanpa Dikau, Tuhanku, takkan hidup jiwaku.

4. Bila tiba saatnya kutinggalkan dunia
dan Kaupanggil diriku ke hadapan takhtaMu,
Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.

KJ. 37b BATU KARANG YANG TEGUH

Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.
Kar’na dosaku berat dan kuasanya menyesak,
Oh, bersihkan diriku oleh darah lambungMu.

KJ. 38 T’LAH KUTEMUKAN DASAR KUAT

1. T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku.
Kekal, ya Bapa, Kau membuat PutraMu dasar yang teguh:
Biarpun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap!

2. Itulah rahmat yang abadi, yang melampaui akalku:
Tuhan, Kaurangkul dalam kasih pedosa yang menjauhiMu!
HatiMu iba tergerak mencari aku yang sesat.

3. Tak Kaubiarkan ciptaanMu terkapar dalam dosanya;
telah Kauutus PuteraMu menyelamatkan dunia
da pintu hati Kauketuk, agar terbuka bagiMu.

4. Di dalam maut Tuhan Yesus dosaku sudah terbenam :
‘ku s’lamat oleh darah Kristus batal hukuman yang seram.
Luka hatiku t’lah sembuh, ya Tuhan, kar’na rahmatMu!

5. Inilah dasar andalanku, biarpun apa kutempuh:
ya Tuhan, rahmatMu berlaku sepanjang jalan hidupku!
Sampai kekal kupujilah samud’ra rahmat yang baka!

KJ. 39 ‘KU DIBERI BELAS KASIHAN

1. ‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;
tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmatMu!
Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia,
Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh muliia!

2. Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah:
darah PutraMu dicurahkan membasuh dosa dan cela.
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmatMu,
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmatMu.

3. Ini tetap pengakuanku, jikalau orang ingin tahu:
hanya berkat pengasihanMu rukunlah aku dan Engkau.
‘Ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu,
‘ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu.

4. Jangan seseorang pun di dunia merampas harta hatiku:
dasar percaya yang ‘ku punya dan alas doa yang teguh;
hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmatMu, Tuhan, kugenggam,
hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmatMu, Tuhan, kugenggam!

5. Ya Tuhan, jangan ambil rahmat yang Kauberi kepadaku,
kar’na dengannya aku s’lamat sampai ke dalam rumahMu:
di sana kumuliakanlah rahmatMu s’lama-lamanya,
di sana kumuliakan rahmatMu s’lama-lamanya!

KJ. 40 AJAIB BENAR ANUGERAH

1. Ajaib benar anugerah pembaru hidupku!
‘Ku hilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.

2. Ketika insaf, ‘ku cemas, sekarang ‘ku lega!
Syukur, bebanku t’lah lepas berkat anugerah!

3. Di jurang yang penuh jerat terancam jiwaku;
anug’rah kupegang erat dan aman pulangku.

4. Kudapat janji yang teguh, kuharap sabdaNya
dan Tuhanlah perisaiku tetap selamanya.

5. Kendati nanti ragaku terkubur dan lenyap,
padanya aku berteduh bahagia tetap.

6. Meski selaksa tahun lenyap di sorga mulia,
rasanya baru sekejap memuji namaNya!

KJ. 41 TERBUKALAH SORGA

1. Terbukalah sorga, terpancar terang,
sebab Tuhan Yesus berjuang menang.

2. Sengsaralah Dia yang suci kudus;
olehNya dosamu ditebus.

3. Pergilah padaNya, engkau yang lelah:
bebanmu diangkat, hatimu lega.

4. Meskipun dosamu teramat keji,
dengan darah Yesus kau suci bersih.

5. Dan jika jiwamu letih dan lesu,
sampaikan padaNya kebimbanganmu.

6. Beban yang kaupiku diringankanNya;
engkau dibimbingNya ke damai baka.

7. O Yesus, Engkaulah perlindunganku,
Engkaulah Jurus’lamat, tempat berteduh.

~ Kidung Jemaat No 42 - 48

Kyrie dan Gloria

Kidung Jemaat No 42 - 48

KJ. 42 TUHAN, KASIHANI
Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani,
Tuhan, kasihani kami!

KJ. 43 TUHAN, KASIHANI KAMI
Tuhan, kasihani kami! Kristus, kasihani kami!
Tuhan, kasihani kami!

KJ. 44 TUHAN, KASIHANILAH
1. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Dunia porak poranda, dosa melanda umat manusia;
Banyak sengsara, itu akibatnya.

2. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Banyak yang hidup tanpa harapan, lapar dan miskin;
siapa menolongnya? Banyak yang mati; siapa mengingatnya?

3. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Banyak yang hidup kaya dan mewah, tapi terasing dari sesamanya;
banyak yang mati tanpa sejahtera.

4. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Banyak senjata, alat pembunuh makin mengisi seluruh dunia;
apakah arti hidup manusia?

5. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Juruselamat, Maha Pengampun, dosa Kauhapus di atas salibMu.
Bangkitkan kami di kebangkitanMu!

6. Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!
Buatlah lami alat pendamai yang memaklumkan kemuliaanMu.
Bimbinglah kami di KerajaanMu!

KJ. 45 MULIAKANLAH ALLAH YANG ESA

1. Muliakanlah Allah Yang Esa di sorga maha tinggi,
sebab kekal selamanya selamat kita ini;
yang berkenan kepadaNya beroleh damai yang baka,
dendam pun tiada lagi.

2. Pujian, hormat dan sembah terimalah, ya Bapa.
Engkaulah Raja semesta kekal segala abad.
KuasaMu tiada bandingnya di sorga dan di dunia;
Engkaulah Allah kami!

3. Ya Yesus Kristus, Penebus, ya Putra Tunggal Allah,
dengan darahMu yang kudus Kauhapus aib dan salah;
ya Anakdomba mulia, seruan doa t’rimalah dan kasihani kami!

4. Ya roh Kudus berkurnia, Penghibur yang terkarib,
kawananMu kuatkanlah di dalam Yang Tersalib,
supaya kami pun teguh terhadap goda dan keluh;
diami hati kami!

KJ. 46 BESARKAN NAMA TUHAN

1. Besarkan nama Tuhan, Haleluya; kasihNya tak berkurang,
Haleluya! Sekalipun keluhan menimpa umatNya,
BerkatNya ditemukan, Haleluya!

2. Dib’riNya hidup baru, gelap menjadi t’rang;
sabdaNya besertamu di ngarai yang kelam.
Hai kamu yang selalu padaNya berpegang,
Tak usah ragu-ragu: tuntunanNya ten’tram!

3. Di dalam kekurangan –Kyrieleison-
di tanah pembuangan, di tanah babilon,
kendati musim zaman menghitam dan mendung,
namaMu dibesarkan pujian mendengung.

4. Kecapi digantungkan –Miserikordia-
ke pohon gandarusa, terbungkam suaranya;
tetapi kasih Tuhan di Galilea
Akhirnya menghiburkan, Haleluya!

5. Besarkan nama Tuhan, Haleluya;
di dunia serukan kemuliaanNya!
JanjiNya dikukuhkan demi manusia:
Besarkan nama Tuhan, Haleluya!

KJ. 47 PUJILAH

1. Pujilah, pujilah, puji Sang Bapa, Pencipta semesta!
Pujilah, pujilah, puji Sang Bapa, Pencipta semesta!

2. Pujilah, pujilah, puji Sang Putra, Pendamai dunia.
Pujilah, pujilah, puji Sang Putra, Pendamai dunia.

3. Pujilah, pujilah, puji Sang Roh yang membimbing umatNya.
Pujilah, pujilah, puji Sang Roh yang membimbing umatNya

4. Pujilah, pujilah, pujilah Allah, Tritunggal mulia.
Pujilah, pujilah, pujilah Allah, Tritunggal mulia.

KJ. 48 KEMULIAAN BAGI BAPA

Kemuliaan bagi Bapa, Putra dan Roh Kudus,
seperti semula, kini dan terus dan kekal selama-lamanya. Amin

~ Kidung Jemaat No 49 - 59

Pembacaan Alkitab

KJ. 49 FIRMAN ALLAH JAYALAH

1. Firman Allah jayalah sampai ujung dunia:
kita pun dipanggilnya untuk hidup yang baka.
2. Firman Khalik semesta yang mengasuh mahlukNya,
bimbinganNya pun tepat bagi orang tersesat.
3. Firman Put’ra mulia menyampaikan kurnia:
oleh darah yang kudus dosa kita ditebus.
4. Firman kesaksian Roh pandu s’lamat yang teguh:
kita mengikutiNya dalam karsa dan kerja.
5. Firman Hidup yang kudus, berkuasalah terus
hingga dunia yang gelap lihat fajar gemerlap.
6. Umat Tuhan, bangunlah, masuk ladang dunia!
Banyaklah tuaiannya, tapi kurang pekerja.
7. Tuhan, untuk panenMu semangatkan hambaMu;
biar isi dunia sambut sinarMu seg’ra.

KJ. 50a SABDAMU ABADI

1. SabdaMu abadi, suluh langkah kami.
Yang mengikutinya hidup sukacita.
2. Di tengah ancaman sabdaMu harapan,
sumber penghiburan, kabar kes’lamatan.
3. Dalam badai topan sabdaMu pedoman;
dalam kekelaman jalan kami aman.
4. SabdaMu semua harta tak terduga,
sungguh memberkati yang membuka hati.
5. Sabda pengasihan dalam hidup insan,
cah’ya pengharapan bila ajal datang.
6. Tolong, agar kami rajin mendalami
lalu melakukan sandaMu, ya Tuhan!
KJ. 50b SABDAMU ABADI

SabdaMu abadi, suluh langkah kami.
Yang mengikut Dia hidup sukacita.

KJ. 51 KITAB SUCI, HARTAKU

1. Kitab Suci, hartaku, tak ternilai hargamu;
olehmu terungkaplah siapa ‘ku sesungguhnya.
2. Alkitab membimbingku pada Jurus’lamatku
dan membuatku sedar bila aku tak benar.
3. ‘Ku dihibur olehnya bila susah dan lelah
dan diajar beriman, atas maut pun ‘ku menang.
4. Sukacita yang baka diungkapkan olehnya.
Kitab Suci, hartaku, tak ternilai hargamu.

KJ. 52 SABDA TUHAN ALLAH

1. Sabda Tuhan Allah bagai dirus hujan
turun menyirami tanah dan tumbuhan.
Langit maupun bumi, bukalah telinga.
Hai dengar sabdaNya, umat manusia!
2. Sambut, hai jiwaku, sabda Tuhan Allah.
Ia setiawan, adil tindakanNya.
Tiada kecurangan, janjiNya mulia.
Pasanglah telinga dan dengarkan Dia!
3. Padang gurun dunia tandus kegersangan:
hidup tanpa Tuhan tiada ketent’raman.
Hanya pada Tuhan ada pengharapan;
SabdaNya bagiku jadilah pegangan.

KJ. 53 TUHAN ALLAH T’LAH BERFRMAN

1. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Buka telinga, hai umatNya, kabar yang baik dengarkanlah!
Buka hatimu:Tuhan datang, hai yang beriman!
2. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Barang siapa bertelinga, jangan menutup hatinya;
yang mau belajar, hai dengarlah Firman yang baka!
3. Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,
pada umat sabda hikmat, Haleluya!
Umat menyambut Jurus’lamat yang dinantikan dunia;
timur dan barat satu jalan, Tuhan pandunya.

KJ. 54 TAK KITA MENYERAHKAN

1. Tak kita menyerahkan kepada musuhnya
pelita yang bersinar di dalam dunia.
Tak boleh Firman Allah yang sungguh dan teguh,
Alkitab yang mulia, diambil seteru.
2. Penyokong orang tua dan orang lemah,
pemimpin orang muda dan sukacitanya,
senjata perjuangan di p’rang penggodaan
dan bantal perhentian di jam kematian.
3. Yang dapat memecahkan segala hati k’ras,
yang mencurahkan hidup di hati yang lemas,
yang menyembuhkan luka, mujarab obatnya,
yaitu Firman Allah, penuh anugerah.
4. Di hati kami, Tuhan, Kautulis sabdaMu,
supaya kami juga setia dan teguh.
Kendati gunung goyah, binasa dunia,
Kekalla Firman Allah, selama-lamanya.

KJ. 55 YA SUMBER KASIH, ROH KUDUS

1. Ya Sumber Kasih, Roh Kudus, pancarkan apiMu,
sehingga hati kami pun penuh semangatMu!
2. Engkau ilhami kaum nabi menulis Alkitab.
O tolong kami mengerti maknanya yang tepat.
3. Ya Roh Kudus, melayanglah di atas yang kelam;
di hati kacau dan resah ciptakanlah terang.
4. Ya Roh di dalam cah’yaMu Sang Bapa dikenal;
terungkap bagi kami pun kasihNya yang kekal.

KJ. 56 DATANGLAH KEPADAKU, YA ROH KUDUS

Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus;
Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus.
B’rilah api dalam hati;
Hidupku penuhilah, ya Roh Kudus.

KJ. 57 YESUS, LIHAT UMATMU

1. Yesus, lihat umatMu yang mendamba Kau berfirman,
dan arahkan kepadaMu hati dan seluruh ind’ra,
hingga kami yang di dunia Kau dekatkan pada sorga.
2. Tanpa cah’ya Roh Kudus kami dalam kegelapan;
biar oleh sabdaMu akal budi Kaucerahkan,
hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.
3. Sinar mahamulia lahir dari Allah Bapa,
buka dan siapkanlah hati, mulut, pendengaran:
biar doa dan nyanyian berkenan padaMu, Tuhan!

KJ. 58 MAHAKASIH YANG ILAHI

Maha kasih yang ilahi, nikmat sorga, turunlah
Mendiami hati kami; Kau mahkota kurnia.
Yesus, Kau berlimpah rahmat, Sumber kasih yang besar!
Datanglah membawa s’lamat bagi kami yang gentar.

KJ. 59 BERSABDALAH, TUHAN

1. Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.
Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.
2. Kuatkanlah dan hiburlah kami.
Kuatkanlah dan hiburlah kami.

~ Kidung Jemaat No 60 - 69

Penciptaan dan Pemeliharaan

KJ. 60 HAI MAHLUK ALAM SEMESTA

1. Hai mahluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah:
Haleluya, haleluya! Surya perkasa dan terang, candra, kartika
Cemerlang, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
2. Anginyang hebat menderu,awan beranak dan mendung,
Haleluya, Haleluya, hawa cuaca yang cerah,
Musim penghujan marilah, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
3. Air yang murni dan jernih, penawar haus, pembersih,
Haleluya, Haleluya, api hangat, penyenang,
Gagah, periang dan terang, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
4. Ibu pertiwi mulia, limpah dengan anugerah,
Haleluya, Haleluya, bunga dan buah kauberi
Puspa semarak berseri; puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
5. Kamu yang tabah bergelut,insan pengampun dan lembut,
Haleluya, Haleluya, damai menghias hatimu;
Mahkota sorga bagimu!puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
6. Hai maut, kau bersamaku. Tiada yang luput darimu.
Haleluya, Haleluya! Alangkah berbahagia
Yang mati dalam Tuhannya! Puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
7. Hai segenap saudaraku, pujilah Tuhan Allahmu:
Haleluya, Haleluya! Abdi berhati mulia,
Ucapkan syukur padaNya! Puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

KJ. 61 SUNGGUH INDAH ALAM

1. Sunnguh indah alam ciptaan Tuhan;
Hewan, burung, ikan, tumbuh-tumbuhan.
2. Dan angkasa raya, bintang dan bulan;
seg’nap tata surya memuji Tuhan.
3. Tuhanku menjaga sejagat raya;
burung, margasatwa cukup makannya.
4. Ajar aku, Tuhan, buka mataku,
b’lajar dari alam lihat hikmatMu.

KJ. 62 ALLAHKULAH KUATKU DAN MAZMURKU

1. Allahkulah kuatku dan mazmurku;
namaNya dan karyaNya mahaagung; segala alam milikNya.
2. Terciptalah semua oleh firman;
yang ada itu pun lenyap dan hilang jikalau dititahkanNya.
3. PakaianNya semarak bercahaya;
Dialah Raja untuk selamaNya; yang adil dasar takhtaNya.
4. Ya Tuhanku, Engkau selalu hadir;
Allahku tanpa awal, tanpa akhir, siapa menandingiMu?
5. Di tanganMu aku ten’tram dan aman;
Engkau kenal yang bakal kurancangkan, Engkau periksa hatiku.
6. Engkau dekat, jalanku Kaumaklumi
ke batas laut dan ke ujung bumi, di tiap waktu dan tempat.
7. Pikiranku dan hasratku Kaubaca;
setiap tindak, yang benar dan salah, terbuka bagi mataMu.
8. MilikMulah segala yang ‘ku punya;
dengan semua patut kuagungkan namaMu, Tuhan, s’lamanya.
9. Kembang kecil cerminan hikmat Tuhan;
udara, laut, padang, pegunungan memuji Dikau bertahlil.
10. Engkau beri segala keperluan;
Kausiram tanah, padi Kautumbuhkan: Kaubuka sumber rezeki.
11. Tanpa Engkau tiada pipit jatuh;
hidupku pun berada di tanganMu: rahmatMu, Bapa, tidak jauh.
12. Pelindungku Engkau, ya Sumber s’lamat;
‘ku tak gentar: di dunia dan akhirat Engkau tempatku berteduh.

KJ. 63 TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR

1. Tuhan, karyaMu sungguh besar, ya Khalik semesta:
bintang dan bulan, surya terang, gunung, lembah yang tinggi rendah,
sungai kecil ciptaan firmanMu.
2. Tuhan, curahkanlah kasihMu, lindungi umatMu.
Biarlah RohMu tinggal serta dan memb’ri kami hidup kekal.
Tuhan, dengarlah doa syukur, pujian padaMu.

KJ. 64 BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN

1. Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar,
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang besar.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
2. Ya Tuhanku, pabila kurenungkan pemberianMu dalam Penebus,
‘ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh PutraMu darahNya kudus.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
3. Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacita amatlah besar,
kar’na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau, Tuhanku akbar.
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”

KJ. 65 CAKRAWALA DAN MALAIKAT

1. Cakrawala dan malaikat, mari puji Allahmu!
Surya, bulan, bintang-bintang, puji Yang menciptamu!
Allah Bapa t’lah bersabda, jagat patuh padaNya:
Oleh hukum yang abadi Ia bimbing semesta.
2. Puji Allah Mahamulia; Janji dipenuhiNya.
DiberiNya kemenangan, bagi yang dipilihNya.
Maut dan dosa dikalahkan; umat Allah s’lamatlah,
Sorga dan seisi dunia, puji, puji namaNya!

KJ. 66 DI GUNUNG DAN DI LURAH

1. Di gunung dan di lurah, di tiap jalanku,
di padang dan di hutan, dekatlah Tuhanku.
Di darat dan angkasa Tuhanku beserta;
Dimana-mana saja Tuhanku hadirlah.
2. Tetaplah mata Bapa menilik dunia:
terlindung barang siapa yang harap kasihNya.
Pun burung dan tanaman terjamin hidupnya;
Ya, segenap ciptaan dirawat olehNya.
3. Hai mahluk semuanya di gunung dan lembah,
di laut, di udara, di mana sajalah,
hayati siang-malam segala kurnia
pemb’rian Khalik alam, pertanda kasihNya.
4. Percaya, hai saudara, dan puji Tuhanmu.
Kendati kau sengsara, dekatlah Tuhanmu,
Penolong yang setia tiada taraNya:
Pun dalam kematian Tuhanmu beserta.

KJ. 67 HAI ANAK-ANAK MUDA DAN BELIA

1. Hai anak-anak muda dan belia yang diberkati,
dijaga Allah Bapa, patut bersyukur, berdoa dan berkarya;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
2. Gunung menjulang, laut berkilauan,
tanaman hijau dan alam yang menawan
patut dijaga, dirawat, dikelola;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
3. Hewan di bumi, unggas di udara,
ikan di laut serta binatang langka
patut disayang, dibela, dip’lihara;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.
4. Hai manusia, muda dan dewasa,
hewan dan pohon serta seisi dunia,
pujilah Tuhan seluruh alam raya;
kar’na demikian maksud Sang Pencipta.

KJ. 68 TAHUKAH KAMU JUMLAH BINTANG

1. Tahukah kamu jumlah bintang di angkasa yang megah
dan berapa jumlah awan mengitari dunia?
Tuhan Allah tahu semua, tiada satu yang dilupa
dari jumlah yang besar, dari jumlah yang besar.
2. Tahukah kamu jumlah ikan di samud’ra, berenang
dan berapa burung-burung di udara, yang terbang?
Tuhan Allah PenciptaNya; satu-satu dikenalNya.
Semuanya pun senang, semuanya pun senang.
3. Tahukah kamu jumlah anak di seluruh dunia
bangun tidur tiap pagi dengan hati yang cerah?
Allah Bapa dalam sorga mengindahkan semuanya;
Kau pun diindahkanNya, kau pun diindahkanNya.

KJ. 69 PADA MULANYA

1. Pada mulanya gelap semuanya, sunyi senyaplah samudera.
Allah bersabda: terang bercahya; hari pertama di dunia.
2. Pada mulanya belum ada langit; atas dan bawah tercampurlah.
Allah bersabda: bentangan pun jadi; hari kedua di dunia.
3. Pada mulanya belum ada tanah yang menumbuhkan tanamannya.
Allah bersabda: terciptalah darat; hari ketiga di dunia.
4. Pada mulanya belum ada surya, bulan dan bintang dan masanya.
Allah bersabda membuat semua; hari keempat di dunia.
5. Pada mulanya belum ada ikan, burung bersayap belum pernah.
Allah bersabda: segala tercipta; hari kelima di dunia.
6. Pada mulanya belum ada hewan yang menemani manusia.
Allah bersabda menjadikan insan; hari keenam di dunia.
7. Pada mulanya semua terjadi: langit dan bumi dan isinya.
Allah Pencipta telah memberkati hari ketujuh di dunia.

~ Kidung Jemaat No 70 - 75

Perjanjian Lama

KJ. 70 HUJAN, HUJAN

1. Hujan, hujan, tak hentinya hujan turun menderas;
empat puluh hari hujan, hujan lagi, jadi air bah.

2. Pohon, hewan dan semua orang mati tenggelam;
dalam banjir ini gunung yang tertinggi ikut terbenam.

3. Hidup, hidup, masih ada hidup dalam air bah:
Nuh yang membawanya atas p’rintah Allah, dalam bahtera!

4. Bapa, ibu, anak dan menantu, hewan pun serta
hidup dalam baht’ra sampai di saatnya surut air bah.

5. Isi baht’ra s’lamat bersjaht’ra, bumi pun kering.
Allah ikat janji: lihatlah pelangi elok berseri!

KJ. 71 ABRAHAM, ABRAHAM

1. Abraham, Abraham, tinggalkanlah neg’ri tentram,
Abraham, Abraham, berjalanlah dengan iman!
Jumlah bintang tak terbilang, turunanmu pun demikian;
Ikutlah petunjukKu ke neg’ri pusakamu!

2. Abraham, Abraham, tinggalkanlah neg’ri tentram;
Abraham, Abraham, berjalanlah dengan iman!
Bangsa-bangsa dunia nanti; dalam dikau Kuberkati;
Ingat akan sabdaKu di sepanjang jalanmu!

3. Abraham, Abraham, berangkat sungguh beriman;
Abraham, Abraham menuju tanah Kanaan.
Yakin, tanpa keraguan ia ikut sabda Tuhan.
Mari, ikutlah serta ke neg’ri sejahtera!

KJ. 72 AGUNGKAN ALLAHMU

1. Agungkan Allahmu, junjungan Abraham,
Yang takhta rahmatNya teguh, Sang Raja Am!
Yang Ada, Yang Esa, dipuji,
disembah di sorga dan di dunia selamanya!

2. Agungkan Allahmu, Junjungan Abraham
dan sumber sukacitaku, tempat tent’ram.
Kutolak dunia dan harkat yang semu;
Allahku harta yang baka, Perisaiku!

3. Terjamin janjiNya dan itu kupegang:
di sayap rajawalilah ‘ku masuk t’rang.
K’lak tampak wajahNya, Kupuji kuasaNya
dan menyanyikan rahmatNya selamanya.

4. Di negeri baka bertakhta Pemenang
Sang Raja Damai Dialah dan Raja T’rang
Kekal kuasaNya di Sion yang cerlang
Bersama orang suciNya yang t’lah menang

5. Yang sudah ditebus memuji Tuhannya,
“Sang Bapa, Putra, Roh Kudus terpujilah!”
Ya Allah Abraham, Kau juga Allhaku;
‘ku sujud dan penuh iman memujimu.

KJ. 73 HAI LANGIT, PASANGLAH TELINGAMU

1. Hai langit, pasanglah telingamu, dengar ucapanku, wahai bumi!
Semoga Firman tumbuh di hatimu laksana pohon akan berputik.

2. Berilah hormatmu pada Tuhan. Sang Gunung Batu, adil jalanNya.
Biarlah nama Tuhan kuserukan, kar’na kekallah kebenaranNya!

3. Walau umatNya didapatiNya hidup sengsara di ketandusan,
curahan berkat kasih kurniaNya yang memberikan keselamatan.

KJ. 74 SEISI PADANG BELANTARA

1. Seisi padang belantara akan bersorak tak henti
dan gurun pasir pu kentara bagaikan mawar berseri!
Padanya akan diberikan semarak yang tak bakal hilang:
Baginya nampak tergelar serba kemuliaan Tuhan,
Yang ia sambut dan agungkan dengan gempita yang besar!

2. Kuatkan tangan tak berdaya, teguhkan kaki yang lesu;
orang cemas yang putus asa, kini tabahkan hatimu!
Tengadahlah: Allahmu datang; umatNya Ia selamatkan!
Selaku Hakim yang kudus Ia membalas kekerasan,
membela korban penindasan, menjamin damaimu terus!

3. Celiklah mata orang buta melihat karya yang ajaib,
telinga tuli pun terbuka untuk menyambut kabar baik;
yang lumpuh bangun dan menari, yang bisu bersyukur menyanyi,
kar’na di tanah yang gersang mengalir sungai air hidup
membuat padang gurun itu penuh tanaman dan kembang!

4. Nanti terbuka jalan raya; umat kudus pelintasnya,
bebas ancaman dan bahaya, menuju Sion mulia.
Semua dibebaskan Tuhan, bersorak-sorai akan pulang
Ke negeri pusakanya. Habislah duka dan derita;
Limpahlah sumber sukacita sampai selama-lamanya!

KJ. 75 RAJA DAUD YANG AGUNG

1. Raja Daud yang agung, raja yang diurapi.
Umat Tuhan terlindung, rukun aman dan damai.

2. Iman raja pun runtuh kar’na nafsu dunia:
si Uria terbunuh, maka Tuhan pun murka.

3. Datang Natan berkata bahwa Daud berdosa.
Lalu Daud bertobat, murka Allah pun sirna.

~ Kidung Jemaat No 76 - 91

Penantian Mesias dan Masa Advent

KJ. 76 KAU YANG LAMA DINANTIKAN

1. Kau yang lama dinantikan, Jurus’lamat, datanglah,
agar kami Kau sucikan dari dosa dan cela!
UmatMu tetap Kautuntun, Kau Harapan kami pun!
Bangsa dunia menunggu penghiburan kasihMu.
2. Raja mulia, Kau lahir bagai anak yang lembut,
agar kami kauajari kasih KerajaanMu.
Pimpin kami oleh RohMu, hati pun perintahlah
Dan beri kurban darahMu, b’rilah damai yang baka!

KJ. 77 HATIKU BERSUKARIA

1. Hatiku bersukaria
mengagungkan nama Tuhan, Allah, Juru s’lamatku.
2. DiindahkanNya hambaNya;
kini dan senantiasa diberkati namaku.
3. Kar’na Allah Mahakuasa
melakukan karya agung kepadaku yang rendah.
4. Mahasuci Nama Allah; rahmatNya turun-temurun
atas orang asalehNya.
5. DinyatakanNya kuasa
hingga orang congkak hati habis oleh tanganNya
6. DisuruhNya turun takhta
pembesar dan panguasa ditinggikan yang rendah.
7. Orang lapar dikenyangkan
orang kaya dihampakan dan disuruhNya pergi.
8. Sungguh Ia melepaskan
Umat Israel, hambaNya, kar’na rahmatNya kekal.
9. Sperti dijanjikanNya
pada Abraham semula untuk s’lama-lamanya.

KJ. 78 WAKTU HERODES RAJA DI YUDEA

1. Waktu Herodes raja di Yudea, ada imam bernama Zakharia,
nama istrinya Elisabet, ialah bibi Maria.
2. Di waktu Zakharia beribadah, turun malaikat Gabriel padanya,
ia terperanjat terkelu: apakah akan terjadi?
3. “Janganlah takut, bapa Zakharia, aku utusan dari sorga;
‘ku bawa kabar bagimu.” Itulah kata malaikat.
4. “Doamu dikabulkan oleh Tuhan: kau akan dianugerahi put’ra,
dilahirkan oleh ist’rimu; namakan dia Yohanes.”
5. “Dan engkau akan sorak bergembira, kar’na Roh Kudus akan besertanya;
umat yang dibatis olehnya akan kembali ke Allah.”

KJ. 79 MAHATERPUJI ALLAHKU

1. Mahaterpuji Allahku: Ia lepaskan kita dari kuasa seteru
dan segenap derita. Tanda selamat diberi membuat wajah berseri:
Mesias akan datang! Kini terkabul dan genap janji
Nubuat Alkitab, yang lama didambakan.
2. Yang dalam nista tercengk’ram akan dibebaskanNya;
janjiNya pada Abraham kini menjadi nyata: umatNya bersejahtera
‘kan beribadah padaNya dan hidup badi Dia.
Nabi Yohanes, kau seg’ra ‘kan meratakan jalanNya, Sang Raja yang mulia!
3. Agar umatNya mengerti hidup kekal sentosa,
Yang Mahakasih memberi rahmat ampunan dosa.
Sang Surya Pagi t’lah dekat! Orang yang jalannya gelap melihat cahayaNya.
Kita tak lagi bersedih, tapi berjalan ke neg’ri yang damai selamnya!

KJ. 80 KIRANYA LANGIT TERBELAH

1. Kiranya langit terbelah; ya Jurus’lamat, datanglah,
bukalah sorga segera, buanglah palang pintunya.
2. O, turun seperti embun, sirami ladang bumiMu;
curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!
3. Hai bumi, kau terbukalah! Gunung, lembah, menghijaulah,
agar darimu bersemi Bunga selamat abadi.
4. Engkau dinanti dunia. KedatanganMu kapankah?
Dari takhtaMu turunlah; hiburkan kami yang resah.
5. Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajarMu merekah;
mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.
6. Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.
UmatMu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.
7. Di sana kami bersyukur memuliakan namaMu,
ya Penebus manusia, sampai selama-lamanya!

KJ. 81 O, DATANGLAH, IMANUEL

1. O, datanglah, Imanuel, tebus umatMu Israel
yang dalam berkeluh kesah menanti Penolongnya.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
2. O, datang, Tunas Isai, patahkan belenggu pedih
dan umatMu lepaskanlah dari lembah sengsaranya.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
3. O Surya Pagi, datanglah dan jiwa kami hiburlah;
halaukanlah gelap seram bayangan maut yang kejam.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
4. O Kunci Daud, datanglah, gapura sorga bukalah;
tutuplah jalan seteru, supaya s’lamat umatMu.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.
5. O Tuhan Allah, datanglah, FirmanMu berkuasalah,
seperti waktu Kauberi di atas puncak Sinai.
Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.

KJ. 82 JURUS’LAMAT, DATANGLAH

1. Jurus’lamat, datanglah, Allah da Manusia,
biar dunia terkelu kar’na kelahiranMu.
2. Roh dan Firman yang kudus menghadirkan wujudMu:
Allah mahamulia dalam rupa yang rendah!
3. Anak dara bundaMu: Kau manusia penuh,
Kediaman Roh Kudus; dosa kami Kautebus.
4. Surya Pagi yang permai, Kau bagaikan mempelai
tampil dari kemahMu; jalan raya Kautempuh!
5. Dari rumah BapaMu langkah-langkahMu teguh
masuk alam maut seram, pulang naik ke takhta t’rang.
6. Citra Allah yang kekal, dalam daging Kau menang,
agar kami yang lemah Kaukuatkan s’lamanya.
7. PalunganMu berseri: waktu malam Kauberi
sinar kasih yang terang, pengharapan dan iman.
8. Dimuliakanlah terus Bapa, Putra, Roh Kudus:
damai dan sejahtera memenuhi dunia!

KJ. 83 TERBITLAH BINTANG TIMUR

1. Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Penghibur, Harapan dunia.
2. Gelap sedang berlalu, pun malan yang sedih;
cahaya siang baru semakin berseri.
3. Yang diam menderita di bayang maut kelam,
mendapat sukcita di fajar yang terang.
4. Penghalau malam itu, Sang Surya yang cerah,
yaitu Yesus Kristus kekal cahayaNya!
5. Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Pengibur, Harapan dunia.

KJ. 84 YA YESUS, DIKAU KURINDUKAN

1. Ya Yesus, Dikau kurindukan, lipurkan lara batinku;
seluruh hatiku terbuka menyambut kedatanganMu.
Bahagia, Terang sorgawi, Engkau harapan dunia:
Terbitlah, Surya Mahakasih, dan jiwaku terangilah!
2. Hatiku biar Kaujadikan palunganMu yang mulia
dan dalam aku Kaucerminkan terang sorgawi yang baka,
sebab dengan kehadiranMu keluhan batinku lenyap.
Kiranya lahir dalam aku dan tinggallah serta tetap!
3. Puaskanlah, ya Jurus’lamat, seluruh kerinduanku.
Dengan rendah, jernih dan taat hatiku siap bagiMu;
Hendak padaMu kuabdikan perananku di dunia;
Cemas da duka Kausingkirkan: ya Yesus, ari, masuklah!

KJ. 85 KUSONGSONG BAGAIMANA

1. Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datangMu?
Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku!
Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku,
Supaya kuyakini tujuan janjiMu.
2. Kaum Sion menaburkan kembang di JalanMu;
‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.
Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!
PadaMulah kiranya hambaMu berserah.
3. Betapa Kau berkorban hendak menghiburku
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.
Kau datang, Jurus’lamat dengan sejahtera:
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.
4. Di saat ‘ku terpasung, Kau membebaskanku;
segala aib dan malu terhapus olehMu.
Padaku Kautambahi mahkota mulia,
Bahagia abadi, pusaka yang baka!
5. Sebabnya Kautinggalkan takhtaMu yang megah,
kasihMulah belaka terhadap dunia.
Kau rela menderita sengsara dan cela,
Segala dukacita dengan manusia.
6. Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
dan pandanglah ke muka. Hai kamu yang lesu:
telah di ambang pintu Penolong mulia;
dengan harapan itu jiwamu pun lega.
7. Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
bersusah siang-malam mengatur datangNya.
Sengaja Ia datang melipur laramu,
Menaruh kasih sayang, membuka belenggu.
8. Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
padaNya kau sentosa, anug’rahNya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
Sejaht’ra kerajaan warisanmu terus!
9. Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap:
semua lawan Tuhan menghilang serempak.
Seg’ra Rajamu datang penuh karunia
Membawa kemenangan selama-lamanya!
10. Yang datang menghakimi seisi dunia,
rahmani dan rahimi membela umatNya.
Ya datang, Matahari, sinari umatMu;
PadaMu kami cari bahagia penuh.

KJ. 86 PENCIPTA BINTANG SEMESTA

1. Pencipta bintang semesta, Terang abadi umatMu.
ya Yesus Kristus, Penebus, sembah dan puji t’rimalah.
2. Kar’na sengsara dunia telah tergugah hatiMu;
supaya dunia sembuh, Kaujadi Obat baginya.
3. Kau lahir bagi dunia menjadi kurban yang kudus:
di kayu salib Kautebus segala dosa dan cela.
4. Atas kumandang namaMu penghuni sorga bersujud,
pun alam maut betelut dengan mengaku kuasaMu.
5. Di Hari KedatanganMu, ya Hakim Mahamulia,
jemaatMu lindungilah terhadap niat seteru.
6. Syukur, pujian dan sembah padaMu diberi terus,
ya Bapa, Put’ra, Roh Kudus, sekarang dan selamanya!

KJ. 87 GAPURAMU LAPANGKANLAH

1. Gapuramu lapangkanlah menyambut Raja mulia,
Sang Maharaja semesta dan Jurus’lamat dunia;
Sejahtera dibawahNya. Dengan meriah nyanyilah,
“Terpuji Penebus, Gembala yang kudus.”
2. Benar dan adil hukumNya, dan rahmat lambang kuasaNya!
MahkotaNya kekal kudus, keretaNya lemah lembut.
Berakhirlah keluh kesah. Dengan meriah soraklah,
“Terpuji Penebus, Penolong yang kudus.”
3. Selamat berbahagia neg’ri yang memilikiNya.
Selamat hati yang rendah yang sudah dimasukiNya.
Selaku Surya yang benar dib’riNya nikmat yang besar.
Terpuji Penebus, Pelipur yang kudus.
4. Gapuramu lapangkanlah, hatimu jadi rumahNya;
lambaikan daun di tanganmu menyongsong Raja Agungmu.
Sang Jurus’lamat t’lah dekat membawa hidup dan berkat.
Terpuji Penebus, Pendamai yang kudus.
5. Ya Kristus, Jurus’lamatku, kubuka hati bagiMu.
Ya Tuhan, masuk dan beri pengasihanMu tak henti
Dan Roh Kudus jadikanlah Penujuk jalan yang baka.
NamaMu, Penebus terpujilah terus!

KJ. 88 HAI WARIS KERAJAAN

1. Hai waris Kerajaan, Rajamu sambutlah!
Siapkan kedatangan Penghibur dunia!
Dan tampil ke depan, nyanyikan Hosiana;
Berharaplah padaNya, penuh dengan iman!
2. Hai insan yang berduka, Rajamu t’lah dekat:
Pelindung kaum penat. Besarkan hatimu
Dengan penghiburanNya:
Firman dan SakramenNya membuatmu teguh!
3. Hai kamu yang merana, Rajamu tak lemah.
Tengadahlah: di sana bersinar bintangNya!
Di dalam kemelut kasihNya tak berkurang
Dan sungguh menghiburkan melawan kuasa maut.
4. Hai mari, fakir miskin, Rajamu tak lelah
merawat yang merintih, mengangkat yang rendah.
Kembang dan burung pun dib’riNya sandang-pangan:
Seluruh Kerajaan kekal warisanmu.
5. Hai umat yang sengsara, Rajamu tidak jauh:
keluh-kesah dan lara niscaya Ia tahu.
Lenyap selamanya cemas dan dukacita:
Ternyata Allah kita mengingat anakNya.
6. Hai, bangunlah, saudara, Rajamu songsonglah,
yang datang berkendara lembut dan mulia!
Arahkan langkahmu menyambut Jurus’lamat
Yang mau menaruh rahmat selaku Penebus.
7. Ya Yesus, Raja agung, Kaub’rikan diriMu;
cela dan aib Kautanggung dan dosa Kautebus.
Seluruh umatMu menyanyi Hosiana
Dan sampai selamanya padaMu bersyukur.

KJ. 89 BERLAYAR BAHT’RA RAHMAT

1. Berlayar baht’ra rahmat ke pantai dunia,
membawa Jurus’lamat penuh karunia,
2. membawa Firman Allah di dalam palkanya
dan Roh Kudus Pengarah haluan kasihNya,
3. supaya Yang Ilahi mendarat segera,
Firman menjadi daging demi manusia.
4. Di Betlehem ‘kan lahir Mesias Penebus
hendak memikul salib setia dan kudus.
5. Yang mau menyambut Dia serta merangkulNya,
hendaknya bersedia dihina dunia,
6. dan rela turut mati di dalam mautNya,
supaya juga bangkit dan hidup s’lamanya.

KJ. 90 BERNYANYILAH, PUTERI SION

1. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem, soraklah!
Gembiralah kamu menyambut yang adil dan jaya, benar,
Terpercaya; lembutlah hatiNya dan murni kasihNya.
Elukanlah Dia yang naik keledai. Demikian sabda nabi.
2. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem, soraklah!
Susahmu berakhir, Penolongmu hadir: perang dan gaduhnya,
Kereta dan kuda, baik busur, baik panah lenyap selamanya
dan damai sempurna hendak diberi. Demikian sabda nabi.
3. Bernyanyilah, Puteri Sion, hai kota Yerusalem, sorak lah!
Segala penghuni yang ada di bumi kelak menikmati sejaht’ra abadi;
Semua bersatu mengikut Rajamu yang datang
Menghiburkan hati sedih. Percayaah sabda nabi.

KJ. 91 PUTRI SION, NYANYILAH

1. Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
Mari sambut Rajamu. Raja Damai t’rimalah!
Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
2. Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
Dirkanlah takhtaMu mahatinggi, mulia.
Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
3. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia.
Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal.
Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia!

~ Kidung Jemaat No 92 - 127

Kelahiran Yesus dan Masa Natal

KJ. 92 MALAM KUDUS
1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.
2. Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!”
3. Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat
tercermin bagi kami terus di wajahMu, ya Anak kudus,
cinta kasih kekal, cinta kasih kekal.

KJ. 93 TUMBUHLAH TUNAS BARU
1. Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap: bunga harapan
Lahir di malam yang gelap.
2. Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dati Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia Firman menjadi daging;
Perawan bundaNya.
3. Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah,
Penebus dunia.
4. mari menyambut “Amin” ayas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan tolonglah,
Agar dengan syukur kami memuji Dikau
di KerajaanMu.

KJ. 94 HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM
1. Hai kota mungil Betlehem, betapa kau senyap;
bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
Namun di lorong g’lapmu bersinar T’rang baka:
Harapanmu dan doamu kini terkabullah.
2. Sebab bagimu lahir Mesias, Tuhanmu;
malaikatlah penjagaNya di malam yang teduh.
Hai bintang-bintang fajar, b’ritakan Kabar Baik:
Sejahtera di dunia! Segala puji naik!
3. Tenang di malam sunyi t’rang sorga berseri;
demikianlah karunia bagimu diberi.
DatangNya diam-diam di dunia bercela;
Hati terbuka dan lembut ‘kan dimasukiNya.
4. Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun;
sucikanlah, masukilah yang mau menyambutMu.
Telah kami dengarkan Berita mulia:
Kau beserta manusia kekal selamanya.

KJ. 95a GEMBALA WAKTU MALAM G’LAP
1. Gembala waktu malam g’lap menjaga dombanya;
malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia.
2. Sabdanya, “Jangan kau gentar, dengar beritaku,
sebab kesukaan besar kubawa bagimu!
3. T’lah lahir Jurus’lamatmu dan Raja dunia,
yaitu Kristus, Tuhanmu. Inilah tandanya:
4. Di dalam kandang dombamu jumoailah seg’ra
seorang Bayi yang lembut, palungan tempatNya.”
5. Dan tiba-tiba tampaklah sejumlah yang besar
malaikat dari sorga t’rang bernyanyi bergemar:
6. “Ya Allah, kemuliaanMu kekal selamanya,
membuat dunia penuh damai sejahtera.”

KJ. 95b GEMBALA WAKTU MALAM G’LAP
Gembala waktu malam g’lap menjaga dombanya;
Malaikat Tuhan mendekat bercahya mulia, bercahya mulia.
KJ. 96 DI MALAM SUNYI BERGEMA
1. Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.
Malaikat turun mendekat dengan beritanya,
“Sejaht’ra bagi dunia, t’lah datang Penebus.”
Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.
2. Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap,
membawa kidung damaiNya di bumi yang penat;
sayapnya dikembangkannya di atas yang sendu;
di kancah dosa terdengar nyanyian yang kudus.
3. Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,
menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.
Hai insan, bka hatimu, mengapa rusuh t’rus?
Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus.
4. Hai, kamu yang menanggung b’rat, yang hidup tertekan,
mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,
Hai lihat, hari jadi t’rang, bebanmu ditebus.
Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus.
5. T’lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi:
‘Kan datang zaman mulia, indahnya tak terp’ri.
Seluruh dunia ‘kan penuh sejaht’ra Penebus
serta mengulang menggema nyanyian yang kudus.

KJ. 97 HAI MALAIKAT DARI SORGA
1. Hai malaikat dari sorga, sayapmu bentangkanlah;
nyanyi di seluruh dunia: lahir Kristus, Rajanya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
2. Hai gembala yang menjaga dombamu di efrata,
Allah beserta manusia; mari menyaksikannya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
3. Hai Majusi dari Timur, karyamu tinggalkanlah;
carilah Harapan Dunia, ikut sinar bintangNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
4. Hai kaum saleh yang menunggu dalam dunia yang resah,
lihat, Allahmu sendiri turun dalam PutraNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
5. Langit, bumi, mari ikut muliakanlah terus
Khalik, Penebus, Pembaru: Bapa, Putra, Roh Kudus!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!

KJ. 98 JAUH DARI SORGA DATANGKU
1. Jauh dari sorga datangku dengan berita bagimu,
begitu bagus dan megah: ‘ku ingin menyanyikannya!
2. Seorang bayi lahirlah dari perawan Maria
dan Anak itu Kawanmu yang paling akrab dan teguh
3. Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus’lamat yang kudus,
Penolong orang yang lemah, Penghapus dosa dunia.
4. Ia membawa bagimu bahagia sorga yang penuh,
supaya juga kaukenal rahasia hidup yang kekal.
5. Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu
Sang Bayi di palunganNya; Dialah raja semesta.
6. Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah,
melihat kasih kurnia di dalam Putra mulia.
7. Dalam palungan lihatlah betapa manis tidurNya.
Siapa itu yang lembut? Itulah Yesus, Kawanku!
8. Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhtaMu.
Kau masuk dunia cemar; betapa kasihMu besar!
9. Pencipta alam semesta, Kau jadi insan yang rendah;
palungan domba dan lembu Kaubuat petiduranMu.
10. Andaikan muka dunia berlipat ganda luasnya
dengan permata pun penuh, tetap tak layak bagiMu.
11. Bukanlah sutra beledu perlambang kebesaranMu.
Di atas rumput yang kering KerajaanMu tercermin.
12. Sekarang aku mengerti teladan yang Engaku beri:
kuasa, harta dan benda bagiMu tiada artinya.
13. Temanku Yesus, marilah, hatiku persiapkanlah
menjadi kediamanMu sepanjang umur hidupku!
14. Selalu hatiku senang, seluruh jalanku terang
dan kidung sukacita, ya Yesus, hanya bagiMu!
15. Muliakanlah Allah, pujilah Yang memberikan PuteraNya!
Salam sorgawi menggema di Tahun Baru yang cerah.

KJ. 99 GITA SORGA BERGEMA
1. Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!
Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”
Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,
Permaklumkan Kabar Baik; Lahir Kristus, T’rang ajaib!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
2. Yang di sorga disembah Kristus, Raja yang baka,
lahir dalam dunia dan Maria bundaNya.
Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;
dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
3. Raja Damai yang besar, Suraya Hidup yang benar,
menyembuhkan dunia di naungan sayapNya,
tak memandang diriNya, bahkan maut dit’rimaNya,
lahir untuk memberi hidup baru abadi!
Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

KJ. 100 MULIAKANLAH
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah Tuhan Allah! Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang,
Bagi orang pengasihanNya, bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah, muiakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Amin, amin, amin.

KJ. 101 ALAM RAYA BERKUMANDANG
1. Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema:
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
2. Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
3. Sudah lahir Jurus’lamat itu berita lagunya.
Puji dan syukur dan hormat dipersembahkan padaNya.
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
4. Ikutilah, hai gembala, nyanyian sorga yang merdu;
mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
5. Mari, kita pun kesana untuk melihat Putera.
Mari, kita persembahkan suara dan hati padaNya!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

KJ. 102 DI DALAM PALUNGAN
1. Didalam palungan, tiada yang lain,
terbaring Yesus berbalutkan kain.
BintangNya dilangit mangkilap terang
Dan Yesus tertidur lelap dan tenang.
2. Ternak bersuara membangunkanNya,
Tetapi Sang Bayi tiada resah.
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,
Engkaulah Temanku di malam kelam.
3. Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku:
tetaplah sertaku dengan kasihMu.
Semua anakMu berilah berkat
Dan hidup sertaMu di sorga kelak.

KJ. 103 DENGARLAH KIDUNG
1. Dengarlah kidung di malam sepi, “Nina bobo, tidurlah!”
Wajah Maria cerah berseri: Bayi yang kudus dibuainya.
2. Juga di padang gema terdengar, “Hai gembala, bangunlah!
T’rimalah kabar gembira besar: Lahir Sang Raja Sejahtera!”
3. Senandung indah mengalun mesra, “Nina bobo, tidurlah!”
Suara malaikat menyambut serta, “Damai di bumi, Haleluya!”
4. Mari, teruskanlah kidung megah, “Puji Allah yang kudus!”
Seluruh alam kelak menyembah Putra ilahi, Sang Penebus.

KJ. 104 HAI DENGAR TEMBANG MALAIKAT
1. Hai, dengar tembang malaikat bergema di Efrata:
“Bagi Allah kemuliaan ditakhtaNya yang megah!”
Damai sorga diberiNya diantara manusia
Yang sedia menerima Yesus Kristus, Penebus!
2. Yesus datang dalam dunia bagai anak yang kecil,
tapi sungguh, Anak itu adalahh Imanuel!
Damai sorga diberiNya diantara manusia
Yang sedia menerima Yesus Kristus, Penebus!
3. PeraduanNya palungan, bahkan salib takhtaNya;
Yesus rela menderita agar kita s’lamatlah.
Damai sorga diberiNya diantara manusia
Yang sedia menerima Yesus Kristus, Penebus!
4. Di palungan dan salibNya kita sujud menyembah
dan percaya bahwa Dia Jurus’lamat dunia.
Damai sorga diberiNya diantara manusia
Yang sedia menerima Yesus Kristus, Penebus!

KJ. 105 YA ANAK KECIL
1. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, Engkau diutus BapaMu dan dari sorga
Mulia Kau jadi hamba terendah, Ya Anak kecil, ya Anak lembut
2. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, segala dosa Kautebus;
Kauhantar kami, umatMu, ke haribaan BapaMu,
Ya Anak kecil, ya Anak lembut.
3. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, Kau turun dari takhtaMu;
Engkau beri bahagia pengganti duka dunia,
Ya Anak kecil, ya Anak lembut.
4. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, Kau citra kasih BapaMu;
nurani kami bakarlah dengan kasihMu s’lamanya,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.
5. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, padaMu kami berteut,
sejiwa-raga milikMu dan pasrah diri padaMu,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

KJ. 106 BERNYANYILAH MERDU
1. Bernyanyilah merdu, lambungkanlah syukur!
Jurus’lamat dunia dan Surya hidupmu
terbaring di palungan di malam yang kudus:
Yesus, Penebus, Yesus, Penebus.
2. O Bayi yang lemah, hatiku hiburlah;
b’rikanlah berkatMu, curahkan kurnia
dan bimbinglah jalanku di dalam dunia,
Raja mulia, Raja mulia.
3. PadaMu yang lembut ‘ku datang bertelut.
Kau menanggung dosa seluruh umatMu
Dan kauberi sentosa mengganti kemelut.
‘Ku sembah sujud, ‘ku sembah sujud.
4. Di sorga bergema nyanyian Gloria:
segenap malaikat memuji Tuhannya.
Sejahtera dan s’lamat mengisi dunia
S’lamanya, s’lamanya.

KJ. 107 TERBITLAH DALAM KEGELAPAN
1. Terbitlah dalam kegelapan Terang yang mahamulia!
Hai bangsa-bangsa, mari datang, bersama-sama menyembah!
Duka nestapa akan hilang, kuasa dosa menyerah.
Berlalu malam kematian dan fajar hidup merekah.
2. Engkau membawa sukacita, ya Tuhan, oleh kuasaMu.
Pekik menang gegap gempita: Kau mengalahkan seteru!
Tongkat penindas sudah patah dan tamat pembudakannya;
Terbakar habislah senjata dan bumi bersejahtera.
3. Seorang anak sudah lahir menghibur isi dunia;
KerajaanNya tak berakhir dan mahaagung namaNya:
“Sang Penasihat yang Ajaib, Allah Perkasa Mulia,
dan Bapa yang Kekal Abadi, Sang Raja Damai s’lamanya!”
4. Ya Raja Damai Mahamulia, beri sejahtera penuh,
supaya bangsa-bangsa dunia bersujud di hadapanMu.
Allah sendiri melakukan rencana keadilanNya
Dan takhta Daud diteguhkan kekal selama-lamanya!

KJ. 108 TAKHTA MULIA DI TEMPAT BAKA
1. Takhta mulia ditempat Kautinggalkan, ya Tuhanku.
Tapi tiadalah tempat yang lega menjelang kehadiranMu.
Hatiku, ya Tuhan Yesus, jadikanlah rumahMu.
2. Langit bergetar, kidung terdengar menyebut kebesaranMu.
Tapi adakah yang lebih rendah daripada palunganMu.
Hatiku, ya Tuhan Yesus, jadikanlah rumahMu.
3. Oleh FirmanMu yang kekal teguh Kaubebaskan manusia.
Tapi hanyalah siksa dan cerca Kauterima di dunia.
SalibMu, ya Tuhan Yesus, tempat perlindunganku.
4. Gita menggegap, bila Kau kelak datang lagi, ya Tuhanku.
SandaMu benar akan terdengar, “Kuberi tempat bagimu.”
Bersuka besar hatiku, ya Tuhan, menyambutMu.

KJ. 109 HAI MARI, BERHIMPUN
1. Hai mari, berhimpun dan bersukaria!
Hai mari semua ke Betlehem!
Lihat yang lahir, Raja Balasorga!
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
2. Terang yang ilahi, Allah yang sejati,
t’lah turun menjadi manusia.
Allah sendiri dalam rupa insan!
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
3. Gembala dipanggil dari padang raya
menuju palunganNya yang rendah.
Kita pun turut bergegas ke sana!
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
4. Melihat bintangNya, datang orang Majus
menghantar emas, kemenyan dan mur.
Marilah kita persembahkan hati.
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
5. Cahaya abadi dari Allah Bapa
kentara berwujud di dunia:
Anak ilahi berbalutkan lampin.
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
6. Demi kita ini Ia sudah lahir.
Peluk Dia dalam iman teguh:
Cinta kasihNya patut kita balas
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
7. Hai para malaikat, angkatlah suaramu,
biduan sorgawi, bernyanyilah!
Muliakanlah Allah, Bapa dalam sorga!
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
8. Ya Tuhan yang lahir pada hari ini,
ya Yesus, terpujilah namaMu!
Firman abadi yang menjadi daging!
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

KJ. 110 DI BETLEHEM T’LAH LAHIR SEORANG PUTRA
1. Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera.
Semoga ‘ku menjadi abadi milikNya,
Sungguh, sungguh, abadi milikNya.
2. Hatiku kubenamkan di dalam kasihNya;
padaNya kuserahkan diriku s’lamanya,
sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.
3. Ya Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku;
bagiku makin indah cahaya kasihMu,
sungguh, sungguh, cahaya kasihMu
4. Tandanya kuaminkan jaminan janjiMu:
padaMu kutitipkan seluruh hatiku,
sungguh, sungguh, seluruh hatiku.

KJ. 111 DI PALUNGAN DIBARINGKAN
1. Di palungan dibaringkan Putra Allah yang kudus;
tidurNya di kandang hewan, kandang domba dan lembu.
Berbahagia gembala mendengar beritanya,
Segera pergi ke sana dan padaNya menyembah.
2. Berbahagia semua yang mendapat kabarnya,
apalagi yang menyambut Dia dalam hatinya.
Anak suci, Jurus’lamat, kandang hewan rumahMu,
Sudilah, ya Yesus turun juga dalam hatiku.
3. Hatiku Engkau dapati bagai kandang tak bersih;
maukah Tuhan mendiami hati hina dan keji?
Tuhan Yesus, mari masuk, buat Natal bagiku,
Hatiku jadikan sorga oleh kehadiranMu.
4. Dan kepada tiap orang yang hatinya membeku,
kar’na tidak menghayati arti kelairanMu,
b’rilah, Tuhan, dari sorga sukacita yang kudus,
agar ikut merayakan Hari Lahir Penebus!

KJ. 112 ANAK MARIA DALAM PALUNGAN
1. Anak Maria dalam palungan, miskin dan hina, namun besar,
rela sengsara bagi manusia; dihapuskanNya dosa cemar.
2. HidupNya suci waktu di dunia, hatiNya murni dan merendah;
kini mulia Penebus kita: musuhNya tunduk selamanya.
3. Sabda nubuat: Ia Mesias; para malaikat memujiNya:
layaklah Ia dimuliakan; kita milikNya, bahagia.

KJ. 113 DALAM KOTA RAJA DAUD
1. Dalam kota raja Daud ada kandang yang rendah.
Di palungan dibaringkan Bayi mungil yang lemah.
Yesus Kristus namaNya dan Maria bundaNya
2. Ia turun dari sorga, Tuhan alam semesta.
Dan palungan dalam kandang tempat tidur bagiNya.
Ia hidup beserta orang hina dan rendah.
3. Waktu Ia kanak-kanak, Ia patuh dan benar;
menghormati orang tua Ia tumbuh dan besar.
Anak-anak, marilah mengikuti contohNya!
4. Tak berbeda dari kita, dari aku dan engkau,
tawa riang dan tangisan semuanya Ia tahu.
Suka duka dunia dirasakan olehNya.
5. Nanti kita pun melihat Anak ini yang lemah
jadi Jurus’lamat kita, Raja sorga mulia.
Kita pun dipimpinNya masuk sorga s’lamanya.
6. Bukan dalam kandang hina kita lihat kuasaNYa,
tapi k’lak di dalam sorga dengan Allah, BapaNya.
Nanti kita menyembah di keliling takhtaNya.

KJ. 114 MARI, LIHATLAH SEMUA
1. Mari, lihatlah semua tanda kasih Allahmu;
lihatlah harapan dunia dalam Bayi yang kudus!
Firman, namun tanpa kata, Tuan, namun tanpa hak,
Raja, namun tanpa takhta, Nur di malam yang gelap.
Lihat Dia, Yang Mulia, tidak diberi tempat.
2. Lihat Dia dalam lampin, bersahaja dan lemah
Yang menunggang sayap angin dan di sorga disembah.
Lihat Bayi ditidurkan, tidak sadar harkatNya,
Yang di sorga diluhurkan: Hikmat Allah yang baka!
Lihat Tuhan di palungan: Yang memangku semesta.
3. Bayi Yesus, ya Tuhanku dalam rupa yang lemah,
b’rilah daku itikadMu, b’rilah hati yang rendah.
Buat aku asuhanMu, suci oleh kurbanMu,
Bebas oleh tanggunganMu, Buat aku jadi baru,
Hidup oleh matiMu!

KJ. 115 BERLUTUT DI PALUNGANMU
1. Berlutut di palunganMu, ya Yesus, Sumber Hidup,
kubawa persembahanku yang memang hak milikMu:
hatiku, roh dan jiwaku, seluruh isi hidupku, padaMu berkenanlah!
2. Dahulu dari lahirku, Kau Yesus, sudah lahir;
dan ‘ku terpilih olehMu, meski belum ‘ku jadi;
Kau sudah mengasihiku dan Kaurelakan diriMu
Supaya kumiliki.
3. Di malam maut yang kelam, ya Yesus, Kau Suryaku:
Kaubawa hidup dan terang dan damai kepadaku.
O Surya kasih yang besar, Pemancar iman yang benar,
CahyaMu sungguh indah!
4. Dengan memandang wajahMu yang suci tak bernoda
tak kunjung puas mataku; padaMu ‘ku berdoa.
Andaikan lubuk hatiku seluas laut, Tuhanku,
Hendak kurangkum Dikau!
5. Setiap kali hatiku berduka tak terhibur,
sabdaMu: “Aku Kawanmu, bebanmu Aku pikul.
Mengapa tersedu-sedan? Kubuat jalanmu terang:
Dosamu Kuampuni!”
6. Palungan in bagiMu terlampau sederhana
dan rumput alas tidurMu tak pantas bagi Raja.
Yang layak bagi Tuhanku: istana, sutra, beledu,
Ayunan mas kencana.
7. Tetapi nikmat dunia, ya Tuhan, tak Kaucari.
Kau datang miskin dan lemah, sengsara Kauhadapi;
Engkau memikul salibMu demi keselamatanku;
Terima kasih, Tuhan!
8. Yang aku mohon padaMu, ya Yesus, hanya satu:
berdiamlah di hatiku sekarang dan selalu.
Jadikanlah nuraniku palunganMu dan takhtaMu;
Limpahkan sukacita!

KJ. 116 YANG DIPUJI KAUM GEMBALA
1. Yang dipuji kaum gembala dan disambut malak Allah.
Yakni Raja Kemuliaan juga lahir bagimu.
2. Orang Majus juga datang dan membawa persembahan
bagi Raja Kemuliaan: mur, mas dan kemenyan.
3. Marilah bersukaria ikut malak dan Maria;
bagi Raja yang mulia angkat lagu yang merdu.
4. Kristus Raja, Allah kita yang menjadi manusia,
puji, hormat dan syukur.

KJ. 117 HAI ANAK SEMUA
1. Hai anak semua, cepat marilah!
Masukilah kandang yang amat rendah dan lihatlah
Bayii yang tidur nyenyak, tergolek dalam palungan ternak.
2. O, lihatlah Dia bersinar terang,
lembut bercahaya di malam kelam meski dalam lampin,
lebih mulia dibanding malaikat di sorga cerah.
3. Terbaringlah Ia di rumput kering;
Maria dan Yusuf tenang dan hening dan para gembala
Sujud menyembah, malaikat di atas memuliakanNya.
4. Sekarang pun kita hendak bertelut
di muka palungan Sang Bayi lembut; marilah semua
bernyanyi senang bersama malaikat yang putih terang.
5. Dan kita berdoa: ya Yesus kudus,
kesalahan kami hendak Kautebus; Kau lahir di kandang
yang hina rendah dan rela menanggung salib Golgota.
6. Terimalah hati yang kami beri,
dan buatlah kami pun suci bersih, supaya beroleh
sentosa penuh, bersatu abadi dengan diriMu!

KJ. 118 SUNGGUH MULIA
1. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
Duka berakhir; Kristus t’lah lahir. Mari bernyanyi dengan merdu!
2. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
Damai ilahi nyata kembali. Mari bernyanyi dengan merdu!
3. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
Sambut semua pujian sorga. Mari bernyanyi dengan merdu!

KJ. 119 HAI DUNIA, GEMBIRALAH
1. Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Dihatimu terimalah! Bersama bersyukur,
Bersama bersyukur, Bersama sama bersyukur!
2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung lembah, bersoraklah terus,
Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!
3. Janganlah dosa menetap di ladang dunia,
Sejahtera penuh berkat berlimpah s’lamanya,
Berlimpah s’lamanya, berlimpah-limpah s’lamanya.
4. Dialah Raja semesta, besar dan mulia.
Masyhurkanlah, hai dunia, besar anug’rahNya,
Besar anug’rahNya, besar besar anug’rahNya.

KJ. 120 HAI, SIARKAN DI GUNUNG
1. Hai, siarkan di gunung di bukit dan di mana jua,
hai, siarkan di gunung lahirnya Almasih!
Di waktu kaum gembala menjaga dombanya,
Terpancar dari langit cahaya mulia.
2. Gembala sangat takut letika mendengar
nyanyian bala sorga gempita menggegar.
3. Terbaring di palungan yang hina dan rendah,
Sang Bayi menyampaikan selamat dunia.

KJ. 121 DUNIA KEDINGINAN
1. Dunia kedinginan, kaku membeku:
damai yang sejati tiada bertemu.
Wabah kekerasan, siksa tirani
Sampai masa kini tidak berhenti.
2. Tapi Firman Allah tak terbelenggu:
Kasih mencairkan hati yang beku.
Dalam dunia dingin kandang cukuplah
Untuk mengenali Khalik semesta.
3. Segenap malaikat memuliakanNya
dan gembala miskin sujud menyembah;
Yusuf dan Maria saleh bersyukur;
Pemberian Majus: mas, menyan dan mur.
4. Kuberikan apa, Yesus bagiMu?
Andai ‘ku gembala, kub’ri dombaku;
Andai ‘ku Majusi: mas,menyan dan mur.
Kuberikan apa? Hati bersyukur!

KJ. 122 ANAK YANG DIJANJI
1. Anak yang dijanji, Anak yang ditunggu,
lahir diBetlehem. NamaNya Yesus, namaNya Yesus.
Mari menyembahNya.
Imanuel, Imanuel, Allah menyertai kita.
Imanuel, Allah menyertai kita.
2. Raja yang perkasa, yang membawa damai,
datang di dunia. NamaNya Yesus, namaNya Yesus.
Mari menyembahNya.
Imanuel, Imanuel, Allah menyertai kita.
Imanuel, Allah menyertai kita.

KJ. 123 S’LAMAT, S’LAMAT DATANG
1. S’lamat, s’lamat datang, Yesus, Tuhanku!
Jauh dari sorag tinggi kunjunganMu.
S’lamat datang, Tuhanku, ke dalam dunia;
Damai yang Kaubawa tiada taranya, Salam, salam!
2. “Kyrie eleisson”: Tuhan, tolonglah!
Semoga kidung kami tak bercela.
BundaMu Maria diberi karunia
Melahirkan Dikau kudus dan mulia.
Salam, salam!
3. Nyanyian malaikat nyaring bergema;
gembala mendengarnya di Efrata:
“Kristus sudah lahir, hai percaya kabarku!
Dalam kandang domba kau dapat bertemu.”
Salam, salam!
4. Datang orang Majus ikut bintangNya,
membawa pemberian dan menyembah.
Yang dipersembahkan: kemenyan, emas dan mur;
Pada Jurus’lamat mereka bersyukur.
Salam, salam!

KJ. 124 SIAPAKAH YANG MENERIMA
1. Siapakah yang menerima kabar mulia sorgawi?
Bukan para ahli Kitab, bukan pula para nabi,
Bukan raja Yerusalem, bukab kaisar dari Roma:
Hanyalah gembala di Betlehem.
2. Apakah berita baru yang disiarkan malaikat?
Bukan kabar peperangan, bukan pengumuman iklan,
Bukan mengenai wabah, bukanlah bencana alam:
Raja damai lahir di Betlehem.
3. Dan di manakah tempatnya Anak Raja dilahirkan?
Bukan di rumah sakit, diawasi bidan ahli,
Bukanlah tempat yang mewah, rumah orang pangkat tinggi,
Tapi kandang domba di betlehem.
4. Lalu, sipakah di sana menunggui Bayi Yesus?
Bapak Yusuf, ‘bu Maria yang merawat dan menjaga,
Biri-biri ikut juga dan gembala sederhana.
Bayi tidur aman di Betlehem.

KJ. 125 LAHIR KRISTUS DI DUNIA
1. Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya!
Janji lama telah genap, sabda nabi pada masa lampau;
Janji lamatelah genap: Zaman baru cerah tetap!
2. Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya!
Tercermin pada wajahNya kasih karunia yang ilahi;
tercermin pada wajahNya kemuliaan BapaNya.
3. Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya!
Kandang domba istanaNya: bahkan takhtaNya palungan hewan;
kandang domba istanaNya: Ia pilih tempat yang rendah!
4. Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya!
Yesus, Anak lemah lembut, Raja segala tempat dan zaman;
Yesus, Anak lemah lembut, Dikau kami sembah sujud.

KJ. 126 TIAP TAHUN KEMBALI
1. Tiap tahun kembali kabar bergema
bahwa Yesus lahir dalam dunia.
2. Tiap-tiap rumah dimasukiNya
dan di jalan juga Ia beserta.
3. Ia mendampingi orang yang lemah;
kita diiringi oleh kasihNya.

KJ. 127 KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA
1. Kandang domba itu rumahNya, palungan hewan petiduranNya;
lahir dari Bunda Maria Pangeran Mahamulia.
Aku pun hendak ke Betlehem, supaya ‘ku melihatNya di tempat
yang hina dan rendah, Pangeran Mahamulia.
2. Bintang indah, hai tunjukkanlah di mana Yesus dan palunganNya.
Hai gembala, bangun segera menengok Jurus’lamatmu.
Aku pun hendak ke Betlehem, supaya ‘ku melihatNya di tempat
yang hina dan rendah, Pangeran Mahamulia.
3. Hai malaikat, pujilah terus kemuliaan Allah yang kudus.
Bayi itulah Sang Penebus dan Jurus’lamat dunia.
Aku pun hendak ke Betlehem, supaya ‘ku melihatNya di tempat
yang hina dan rendah, Pangeran Mahamulia.
4. Aku kaya oleh miskinMu, selamat oleh hidup suciMu,
‘ku dibasuh ooleh darahMu, bahagia oleh salibMu.
Aku pun hendak ke Betlehem, supaya ‘ku melihatNya di tempat
yang hina dan rendah, Pangeran Mahamulia.

~ Kidung Jemaat No 128 - 143

Akhir masa Natal dan Epifania

KJ. 128 SEKARANG TUHANKU
1. Sekarang, Tuhanku, biarlah hambaMu pergi
dengan sejaht’ra menurut firmanMu;
Kurnia s’lamatMu telah kulihat nyata.

2. Kurnia itulah TerangMu yang baka
bagi segala bangsa; pun Israel
TerangMu yang kekal menjadi kemuliaan.

KJ. 129 DARI TIMUR, JAUH BENAR
1. Dari Timur, jauh benar, kami cari Raja besar.
Lewat gurun, naik turun, dituntun binatangNya.
O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia.
Jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah!

2. Lahir Raja damai baka. Mas kubawa kepadaNya,
kar’na Ia, memerintah, sampai selamanya.
O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia.
Jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah!

3. Aku bawa dupa menyan, lambang doa yang beriman.
Ya Tuhanku, pujianku kiranya berkenan.
O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia.
Jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah!

4. Damar pahit yang kuberi, lambang dukacita pedih
dan sengsara tak bertara dan kubur yang sepi.
O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia.
Jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah!

5. Agunglah kebangkitanNya, Raja, Tuhan, Kurban esa.
Haleluya, Haleluya! Pujilah bergema!
O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia.
Jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah!

KJ. 130 DATANG ORANG ASING
1. Datang orang asing bawa masing-masing dari neg’rinya
mas, menyan dan mira, mahal tak terkira, untuk Rajanya.

2. Datang dari jauh dengan niat mau lihat Rajanya,
menghormati Dia, Anak Manusia, ingin menyembah.

3. Sanalah berbaring dalam kain lampin Jurus’lamatnya.
Masuklah mereka girang dan bersuka, lalu menyembah.

KJ. 131 HAI BINTANG BETLEHEM
1. Hai bintang Betlehem, pimpinlah t’rus kami pun
ke tempat Bayi kudus! Sang putra yang hendak kami sembah,
hai bintang Betlehem, tunjukkanlah!
2. Hai bintang Betlehem, kau tak sesat;
arah tujuanmu sungguh tepat! Rumah jelata yang hina rendah,
hai bintang Betlehem, sinarilah!
3. Hai bintang Betlehem, kami seg’ra masuk
dengan syukur dan menyembah. Apa selayaknya kami beri,
hai bintang Betlehem? Hati jernih!
4. Hai bintang Betlehem, pimpin tetap
kami di dunia dalam gelap. Tunjukkan kami pun tujuanmu,
hai bintang Betlehem : Damai penuh!

KJ. 132 LAHIR PUTRA MULIA
1. Lahir Putra mulia, Raja bala sorga; Tuhan dalam
dunia kena sengsara juga, kena sengsara juga.

2. Sorga ditinggalkanNya, walau Ia Tuhan;
kandang domba rumahNya dan ranjangNya palungan,
dan ranjangNya palungan.

3. Sang Herodes menggeram kar’na iri hati,
menggeledah Betlehem, dan banyak anak mati,
dan banyak anak mati.

4. Lahir dari Maria Putera Ilahi
yang menuntun umatNya ke damai yang abadi,
ke damai yang abadi.

5. Mari kita bersyukur nyanyilah semua,
kumandangkanlah mazmur memuji nama Tuhan,
memuji nama Tuhan.

KJ. 133 HAI BINTANG TIMUR
1. Hai bintang Timur, terbitalh kembali dalam semarak
cahaya terang, sama dengan kau pernah menyinari
orang Majusi di malam kelam.

2. Mari, tunjukkan tempat Yesus lahir! Sungguhkah Dia
di kandang rendah? Bayi lembut di palungan terbaring,
langit dan bumi KerajaanNya.

3. Kami berlutut bersama Majusi: bagiMu, Tuhan,
Pujian syukur! T’rimalah hati yang Kaubuat suci
Bagai pengganti menyan, mas dan mur.

KJ. 134 YERUSALEM, O KOTA DAUD
1. Yerusalem, o kota Daud, betapa kau berubah!
Mangapakah tak lagi kau menjunjung citra sorga?
Majusi datang padamu mencari Putra Damai;
Engkau gelisah terkejut, tak sadar Ia sampai.

2. Yerusalem, mengapakah kausangkal maksud Tuhan?
Di manakah sejahtera yang harus kauwujudkan?
Serupa dulu sang Firaun membunuh anak-anak,
Herodes pun di takhta Daud telah berbuat jahat.

3. O Betlehem di Efrata, tempat mesias lahir,
mestinya kau bahagia sebab Rajamu hadir.
Tetapi duka dan gentar mengganti damai itu:
Di mana-mana terdengar ratapan ibu-ibu.

4. O Betlehem, pusaka Daud, anakmu kaukuburkan,
tetapi di Mesir nunjauh Yang Satu diluputkan.
Serupa Musa yang kecil dijaga oleh Miryam,
Sang Bayi Yesus di Mesir tentram dengan Maria.

5. Yerusalem dan Betlehem, tempatmu tidak aman;
seluruh bumi, kau telah sesat sepanjang zaman.
Manusia, bertobatlah, tinggalkan kejahatan,
Sebab dengan sejahtera Mesia sudah datang!

KJ. 135 BUKAN OLEH RAJA ROMA
1. Bukan oleh raja Roma, bukan oleh si Herodes,
bukan oleh ahli Kitab, bukan oleh si Farisi
manusia dis’lamatkan, mnusia ditebus,
tapi oleh Kanak-kanak yang terbaring di palungan.

2. Bukan oleh yang terdidik, bukan oleh orang pandai,
bukan oleh para ahli yang empunya ilmu tinggi
manusia dis’lamatkan manusia ditebus:
oleh Anak tukang kayu, Anak Yusuf dan Maria.

3. Bukan oleh orang kaya yang tempatnya di istana,
bukan oleh penguasa yang memiliki tentara
manusia dis’lamatkan, manusia ditebus:
oleh Orang yang terhukum, mati pada kayu salib.

KJ. 136 SEBELUM SEMUA JADI
1. Sebelum semua jadi ada Firman Mulia;
Dia Alfa dan Omega, citra Allah BapaNya.
Dia itu Yang Pertama, pun Yang Akhir
Dialah selamanya dan abadi.

2. Oleh Firman diciptakan yang mengisi semesta:
langit, bumi dan samud’ra beserta penghuninya.
Oleh Dia, umtuk Dia terbentuk semuanya
selamanya dan abadi.

3. Ia ambil rupa insan, rupa Adam yang fana,
menderita sampai mati menebus manusia,
agar kita tak binasa, tapi hidup olehNya
selamanya dan abadi.

4. Ia pun telah dikandung dar pada Roh Kudus
dan perawan terberkati melahirkan penebus.
Tampak wujud Jurus’lamat di wajahNya yang kudus
selamanya dan abadi.

5. Puji, hai malaikat sorga, puji Raja semesta!
Penguasa duniawi, puji Allah Yang Esa!
Biarlah segala lidah mengagungkan Tuhannya
selamanya dan abadi.

6. Janji pada masa lampau dalam Dia t’lah genap.
Dialah yang disyairkan di halaman Alkitab.
Sudah datang Jurus’lamat; puji syukur menggegap
selamanya dan abadi.

7. Maha Hakim orang mati, Raja orang hidup pun,
Kau di takhta Allah Bapa mengalahkan lawanMu.
Unsur jahat Kauenyahkan dalam penghakimanMu
selamanya dan abadi.

8. Biar kami, tua-muda, umatMu, kecil-besar,
bersyukur memuji Dikau, Raja adil dan benar:
biar madah orang s’lamat silih-ganti terdengar
selamanya dan abadi.

9. KepadaMu , Yesus Kristus, dan kepada BapaMu
dan kepada Roh Penghibur layak diberi syukur,
puji, hormat dan kuasa dalam KerajaanMu
selamanya dan abadi.

KJ. 137 DARI TERBITNYA SURYA T’RANG
1. Dari terbitnya surya t’rang sampai dibarat terbenam
Sang Kristus diuliakanlah, yang dilahirkan Maria.

2. Maha Pencipta dunia menjadi hamba terendah
dan menebus manusia dari bencana dosanya.

3. T’lah lajir Sang Imanuel yang diwartakan Gabriel;
Yohanes mengelukanNya dalam kandungan bundanya.

4. Walaupun Raja semesta, palungan tak ditolakNya;
Yang menghidupi burung pun, kini menyusu tersenyum.

5. Biduan sorga mulia memuji Allah, BapaNya,
dan kaum gembala mendengar tentang Gembala yang Besar.

6. Orang Majusi dari jauh melihat bintang Putra Daud,
pergi memandang T’rang Baka, mempersembahkan hartanya.

7. Herodes, kau mengapakah cemas menyambut datangNya
yang sungguh tidak akan mau berkuasa seperti engkau?

8. Ratapan ibu terdengar di pembunuhan yang besar
oleh Herodes yang kejam terhadap tunas Betlehem.

9. Para sarjana Alkitab menguji Dia yang berhak
bermuki s’lama-lamanya di dalam rumah BapaNya.

10. Berdiri, putih cemerlang, Sang Anakdomba di Yordan:
pertanda kerelaanNya menghapus dosa dunia.

11. Air jadi anggur yang terbaik mukjizat kuasaNya ajaib:
yang kosong dipenuhiNya dengan berkat karunia!

KJ. 138 YESUS T’LAH DATANG
1. Yesus t’lah datang memb’ri sukacita;
Alfa, Omega dan Firman kekal. Allah sejati dan Maha Pencipta
Bagaimana manusia kita kenal! Sorga dan bumi, siarkan berita:
Yesus t’lah datang memb’ri sukacita!

2. Yesus t’lah datang! Terputus ikatan
yang dalam dosa dan maut menjerat! Rantai diganti dengan kelepasan
dari kungkungan kuasa gelap. Habislah duka, lenyap kecemasan:
Yesus t’lah datang! Terputus ikatan!

3. Yesus t’lah datang dengan berkuasa;
Ia mendobrak penjara teguh! Benteng neraka pun porak poranda,
Jalan merdeka terbuka penuh! Sudahkah kini, hai Iblis, kaurasa?
Yesus t’lah datang dengan berkuasa!

4. Yesus t’lah datang, Pahlawan mulia;
puji kuasaNya, seg’nap mahlukNya! Juruselamatmu hanyalah Dia;
pintu hatimu bukakan seg’ra! Lihat, mahkotamu sudah sedia;
Yesus t’lah datang, Pahlawan mulia!

KJ. 139 T’RANG BINTANG FAJAR BERSERI
1. T’rang Bintang Fajar berseri, cerminan sorga memberi karunia, kebenaran.
Ya Anak Daud, Rajaku, Engkau Pengantin umatMu; hatiku Kau besarkan!
Mahamurah dan mulia, Kau sedia melimpahkan sukacita pangharapan.

2. Engkaulah mutiaraku, Putra mahkota BapaMu, Pangeran Mahamulia!
Kau bunga bakung hatiku; betapa harum InjilMu, lipuran yang sempurna!
Hosiana! Kau dandanan dan santapan yang sorgawi: Kau sertaku tiap hari!

3. Pancarkanlah di batinku cahaya sinar kasihMu, Permata yang abadi!
Ya Pokok-anggur yang benar, buatlah rantingMu segar berbuah yang sejati!
Kaulah Nyala pengasihan, kebajikan dalam hati: rindu lama Kauobati!

4. WajahMu mencerminkan t’rus pribadi Allah yang kudus penuh kemurahanNya.
Ya Yesus, b’rilah sabdaMu dan Roh KudusMu yang teguh sertaku selamanya!
Lihat, ingat akan daku dan Kauhapus air mataku: t’rima aku di mejaMu!

5. Ya Bapa mahamulia, sebelum ada dunia telah Kaupilih aku.
Di dalam Putra TunggalMu Kau menerima diriku: padaNya ‘ku terpadu.
Haleluya! Hidup sorga yang sempurna diberiNya: sukacita tak terhingga!

6. Pujianmu, hai dunia, dengan musik iringilah demi PerjamuanNya!
Muliakanlah Sang Mempelai di singgasana yang permai; bersuka, hai umatNya!
Nyanyi, tari bergiliran, bergembira puji Tuhan, Maharaja Keagungan!

7. Alangkah riang hatiku, sebab ‘ku jadi milikMu, ya Alfa dan Omega!
Yang Awal dan Yang Akhir Kau dan Pohon Hidup di firdaus, Engkau harapan g’reja! Amin, amin, Kurindukan Dikau, Tuhan; ‘ku berkata: oleh Rohmu: “Maranata!”

KJ. 140 O YESUS KRISTUS, T’RANG BAKA
1. O Yesus Kristus, T’rang baka, dunia gelap sinarilah;
tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang dombaMu.

2. Yang tersesat suluhilah dengan terang anugerah;
halau godaan penyemu dengan terang cahayaMu.

3. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hatinya
hingga padanya Kauberi damai sorgawi tak henti.

4. Yang tuli buatlah sembuh ‘kan mendengarkan sabdaMu;
yang bisu pun pulhkanlah ‘kan mengungkapkan imannya

5. Yang buta Kaucelikkanlah, yang tercerai satukanlah;
pulangkan yang menjauhiMu, yang ragu buatlah teguh.

6. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya
kami memujiMu terus dalam terangMu yang kudus.

KJ. 141 YESUS, TUHAN, ENGKAULAH MESIAS
1. Yesus, Tuhan, Engkaulah Mesias, diurapi dengan Roh Ilahi,
Kaulah Nabi, Imam, Raja kami, Putra Allah, sempurna dan Ikhlas.

2. Kau setara dengan Allah Bapa, Takhta sorga Kekal Kaumiliki,
rela turun ke dunia ini, Kau menjadi rendah bagai hamba.

3. Dala Yordan Engkau dibaptiskan menggenapkan amanat BapaMu;
sampai mati setia dan patuh bagi kami Engkau disalibkan.

4. Kau terima baptisan Yohanes. Agar kami selamat abadi,
terbenamlah Engkau bagi kami yang ke dalam tubuhMu dibaptis.

5. Dari maut Engkau dibangkitkan, mahaagung namaMu, ya Tuhan;
dalam Dikau kekal ditemukan hudup baru penuh kesucian.

KJ. 142 JURANG DI HATI LEKAS TIMBUNI
1. Jurang di hati lekas timbuni, gunung dosamu ratapkanlah!
Siapkanlah jalan di gurun sunyi: Allahmu datang segera!

2. Suara Yohanes pun berkumandang: “Orang berdosa bertobatlah!
Kamu kubaptis di dalam Yordan, dosamu diampunilah!”

3. Ingatlah, Yesus telah berfirman: “Air dan Rohlah yang kau perlu,
agar kebali kau dilahirkan dan Allah menerimamu!”

4. Siap di tangan melati putih, suling dan tifa bunyikanlah!
Dalam pelataran orang suci sambutlah Raja mulia!

KJ. 143 LIHAT ANAKDOMBA ALLAH
1. Lihat Anakdomba Allah; lihatlah, lihatlah.
Yang menghapus dosa dunia, dosaku, dosamu.

2. Kuberi kesaksianku; dengarlah, t’rimalah!
Ia ini Anak Allah, Putera mulia.